Masuk

Tips

Beranda / Tips
Inilah Cara Cepat Menghitung Biaya Pembuatan Rangka Plafon
Konstruksi Sipil | 14 Feb 2019

Oleh: Hildatun Najah

Sahabat Jago Bangunan, plafon atau langit-langit merupakan salah satu unsur penting dalam rumah. Tidak hanya menambah keindahan ruangan, plafon juga berfungsi untuk mengurangi efek panas dan dingin yang merambat di ruangan, hingga melindungi dari hewan pengganggu.

Jenis-Jenis Plafon

Terdapat beberapa jenis plafon berdasarkan bahan penyusunnya. Pertama, plafon triplek. Plafon ini merupakan jenis plafon yang banyak digunakan oleh masyarakat karena mudah dicari dan harganya terjangkau. Jenis kedua, plafon gypsum. Plafon ini juga banyak dicari karena mudah dalam pemasangan, serta harga dan motifnya bervariasi. Plafon gypsum juga lebih tahan lama dibanding atap triplek yang mudah lapuk jika terkena air.

Sumber gambar: di sini.

Ketiga, plafon GRC atau Glassfiber Reinforced Cement. Meski pemasangan plafon ini cenderung lebih rumit, tapi plafon GRC memiliki ketahanan air dan api yang baik. Selain itu, ada plafon Eternit. Seperti halnya plafon GRC, plafon jenis eternit juga cenderung lebih sulit dalam pemasangan karena bahan yang mudah retak tapi tahan terhadap api dan air.

Baca Juga: Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik

Selanjutnya, plafon jenis metal. Plafon ini tersusun dari lempengan metal yang tipis sehingga dapat diukir dengan berbagai macam motif. Ada juga da plafon akustik, yang dapat meredam udara dan suara. Terakhir, plafon berbahan dasar pipa air, plafon PVC atau Polyvinyl Chloride. Plafon PVC cenderung lebih awet. Karena selain tahan air dan api, plafon jenis ini juga tahan terhadap rayap dan bobotnya sangat ringan.

Menghitung Biaya Rangka Plafon

Sumber gambar: di sini.

Setelah menentukan jenis plafon yang akan digunakan, langkah selanjutnya ialah menghitung kebutuhan RAB-nya. Namun, sebelum menghitung biaya pembuatan plafon, Sahabat Jago Bangunan harus menghitung terlebih dahulu kebutuhan rangka plafonnya. Contoh, jika Sahabat Jago Bangunan ingin membuat plafon dengan rangka dari kayu jenis meranti batu. Berikut perhitungan RAB-nya.

Baca Juga: Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan

Setiap m2 plafon, memerlukan 4/6 usuk sebanyak bingkai persegi = 2 meter, bingkai penguat ½ meter di tengah = 1 meter, dan untuk penggantung rata-rata = 1 meter.

Sumber gambar: di sini.

Kayu meranti batu 4/6 = 2 + 1+1 = 4 meter atau 1 batang @ Rp. 34.000
Paku campur = 0,15 kg @ Rp. 16.000 = Rp. 2400
Kalsiboard 4 mm = 0,4 lembar @ Rp. 45.000 = Rp. 18.000
Pita/kasa = 4 meter @ Rp. 150 = Rp. 600
Cornice/plamir = 0,4 kg @Rp. 3000 = Rp. 1.200
Upah per m2 = Rp. 30.000

Total RAB memasang rangka plafon dengan usuk kayu meranti batu sekitar Rp. 86.200 per m2. Jika ingin bahan usuk diganti menjadi besi hollow 4 x 4, harga yang harus dikeluarkan tidak akan jauh berbeda. Upah borongan memasang plafon dengan besi hollow sekitar Rp. 35.000 per m2. Setelah rangka selesai dipasang, Sahabat Jago Bangunan bisa memasang jenis plafon yang diinginkan. Harga plafon pun beragam, sesuai dengan material penyusun serta motifnya.

Baca Juga: Begini Cara Tepat Memasang Kusen Kayu “Berminyak” dan Sulit Menempel pada Semen

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani