Masuk

Tips

Beranda / Tips
Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Untuk Mengganti Pondasi Batu Belah Dengan Pondasi Setempat Agar Bangunan Tetap Kokoh #TanyaPakJago
Konstruksi Sipil | 21 Sep 2018

Oleh: Amin Zainullah

Ada pertanyaan menarik dari salah satu Sahabat Jago Bangunan terkait konstruksi pondasi. Sahabat tersebut akan membangun rumah dengan ukuran 6m x 9m, dalam kasus ini apakah pondasi biasa dapat diganti dengan pondasi setempat/footplat/sepatu/cakar ayam dari beton bertulang? Jika bisa diganti, berapa ukurannya?

Mari kita kupas jawabannya dalam edisi #TanyaPakJago kategori konsultasi konstruksi berikut ini.

Sahabat, pilihan menggunakan pondasi batu belah atau pondasi footplat harus mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini:

Pondasi batu belah dan pondasi setempat. (Dokumentasi Jago Bangunan)

1. Jika akan membangun rumah tidak bertingkat, kekerasan tanah memenuhi syarat, kondisi tanah rata tidak harus banyak mengurug, ketersediaan batu belah murah dan mudah didapat, pilihan menggunakan pondasi batu kali akan lebih ekonomis.

Namun juka di daerah tersebut sulit mendapatkan batu belah, adanya pasir dan kerikil saja, maka pilihan yang tepat adalah menggunakan pondasi footplat.

5 Inspirasi Desain Rumah Modern Minimalis 1 Lantai Dengan Bentuk Atap Pelana, Elegan Banget! #TanyaPakJago

2. Jika akan membangun rumah tidak bertingkat, kekerasan tanah memenuhi syarat, kondisi tanah seperti lembah hingga mencapai 3 meteran, meskipun ketersediaan batu belah ekonomis dan mudah didapat, maka pilihan menggunakan pondasi footplat terkadang masih lebih ekonomis karena membangun pondasi hingga 3 meteran juga biayanya besar.

Jadi rumah yang akan dibangun nanti dilengkapi dak untuk lantai 1, di bawah bangunan merupakan tanah kosong. Bangunan ini lazim kita lihat di tepi jalan yang berlereng.

Sumber gambar: di sini.

3. Untuk bangunan bertingkat bisa kita kombinasikan antara pondasi footplat di bawah kolom-kolom yang akan menerima beban berat. Pondasi batu belah berfungsi untuk menahan urugan tanah dan menerima beban sloof dan tembok.

4. Untuk kondisi tanah yang lembek dan daya dukungnya rendah, pilihan yang tepat adalah pondasi footplat. Kondisi tanah yang lembek bisa diatasi dengan cara menggali secukupnya. Misal ukuran 1,20 x 1,20 sedalam 1,00 meter kemudian dipasang trucuk dengan jumlah tertentu misalnya 16 buah sedalam 4 meter atau lebih tergantung kondisi tanah yang akan didirikan bangunan.

Inilah 11 Tahap yang Harus Dilakukan Untuk Mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) #TanyaPakJago

Bangunan model seperti ini banyak dijumpai di Kalimantan atau pantai yang datar dan tanahnya berlumpur. Trucuk bisa dari bambu Ori yang tua, dari kayu Gelam/Dolken. Untuk bangunan besar menggunakan tiang pancang dari beton atau menggunakan teknik Strauss, yaitu tanah dibor kemudian.

Sumber gambar: di sini.

Lalu bagaimana dengan pondasi rumah berukuran 6m x 9m dalam konsultasi di atas?

Untuk pondasi bangunan rumah 6m x 9m yang biasa dibuat dari batu belah bisa digantikan dengan pondasi setempat, dengan catatan ukuran harus sesuai dengan kekuatan tanah yang ada. Untuk tanah normal dengan daya dukung tanah pada kedalaman sekitar 1 m di pulau Jawa biasanya bisa mencapai 2 N/mm2 atau 2 kg/cm2, bisa digunakan pondasi setempat ukuran 80x80 dengan ketebalan 20 cm.

Besi yang digunakan Ø 12 mm, bisa bagian bawah saja atau bisa dobel atas bawah untuk pondasi yang lebih kokoh. Kolom di bawah sloof (pedestal) dibuat ukuran 20x20, besinya ditonjolkan ke atas sampai melewati sloof. Ukuran sloof harus lebih besar dibanding sloof yang biasa dibuat di atas pondasi karena akan berfungsi seperti balok gantung dan menahan pasangan tembok di atasnya.

Sumber gambar: di sini.

Besaran sloof untuk betangan sekitar 3-4 meter ukuran bisa dipilih 15/30 dengan tulangan pokok 4 Ø 12 mm. Beugel/cincin dibuat dari besi ukuran Ø 8 mm jarak 20 cm atau besi Ø 6 mm jarak 15 cm. Jika rumah tersebut tidak bertingkat maka kolom dan ring balok untuk penguat tembok bisa berukuran kecil selebar bata 12 x 15 cm dengan tulangan pokok 4 Ø 10 mm, beugel Ø 6 mm jarak 15 cm.

Hadir di Ponorogo, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Benahi Selokan Untuk Cegah Banjir dan Genangan Air

Terakhir, karena rumah yang akan didirikan berukuran 6m x 9m, maka letak pondasi setempat bisa modul dengan jarak 3 meteran. Pada lebar 6 meter dipasang 3 pondasi, dan arah9 meter dipasang 4 pondasi, sehingga jumlahnya ada 3x4 = 12 pondasi.

Demikian penjelasan Pak Jago tentang pondasi batu belah yang dapat diganti dengan pondasi setempat. Semoga bisa menambah wawasan Sahabat, dan sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani