Masuk

Tips

Beranda / Tips
Ini Rahasia Membuat Bak Mandi Anti Bocor yang Jarang Diketahui #TanyaPakJago
Konstruksi Sipil | 03 Oct 2018

Oleh: Amin Zainullah

Pernahkah Sahabat Jago Bangunan mendapat keluhan tentang bak mandi yang sudah dipasang keramik namun masih tetap bocor? Dalam Konsultasi Jago Bangunan, Pak Jago sering mendapat keluhan dari penghuni rumah tentang kebocoran bak mandi yang membuat pengeluaran air terbuang sia-sia. Tingkat kebocoran pun bermacam-macam, ada yang cukup besar sehingga saat baru diisi air ternyata sudah habis dalam waktu kurang dari 2 jam. Ada juga bocor halus yang seolah tidak terlihat, namun setelah satu malam air dalam bak pasti berkurang ketinggiannya.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Mari kita kupas dalam edisi #TanyaPakJago berikut ini.

Sebelum membahas solusi, ketahui terlebih dulu mengapa bak air bisa bocor. Untuk kebocoran yang besar, dalam proses pembuatan biasanya untuk bak air yang terbuat dari bata merah tidak diplester dahulu, karena setelah dipasang keramik dan nat dikira bak air akan rapat/kedap. Ternyata perkiraan tersebut keliru, karena hubungan antara keramik dan nat adukan semen tidak bisa sepenuhnya melekat.

Sumber: di sini

Setelah semen mengering, maka akan menyusut sehingga menimbulkan celah-celah yang bisa dilewati air. Bata merah yang tidak diplester akan mudah dimasuki air, baik karena ada rongga pada nat maupun lantaran sifat bata merah yang poros dan mudah dirembesi air. Kondisi ini menyebabkan persediaan air dalam bak akan berkurang.

Sementara untuk bocor halus, biasanya permukaan bata sebelum dipasang keramik sudah diplester akan tetapi kualitas plesterannya kurang bagus. Pasirnya terlalu kasar dan mungkin kadar semen juga sedikit sehingga masih bisa ditembus oleh tekanan air.

Inilah Kisaran Harga Borongan Per Item Pekerjaan Konstruksi yang Berlaku di Pulau Jawa Tahun 2018 #TanyaPakJago

Hal terpenting yang harus kita sadari adalah hilangkan anggapan bahwa dengan memasang nat di celah-celah pasangan keramik maka otomatis pasangan keramik sudah kedap air (rapat,tidak akan bocor). Hubungan antara keramik dengan nat belum tentu sempurna lekatannya.

Hal ini bisa disebabkan oleh sifat bahan perekat yang digunakan maupun ketelatenan tukang ketika mengisi nat keramik. Bahan perekat dapat berupa pasta semen (semen+air) atau pun semen instan khusus pengisi nat yang berwarna menyesuaikan warna keramiknya. Lebih baik diantisipasi dengan membuat bak air yang sudah kedap air sebelum dipasang keramik, sehingga fungsi keramik khusus untuk memberikan keindahan dan menjaga kebersihan bak, karena jika airnya sudah mulai kotor akan lebih cepat terlihat endapannya.

Cara Membuat Bak Air Anti Bocor

Sumber: di sini

Sahabat, ada 2 macam pembuatan bak air yang harus Anda ketahui. Pertama, bak air sudah dicetak dahulu di tempat lain, yang banyak dijual dalam bentuk bak sudah jadi dengan berbagai ukuran misal ukuran dalam panjang 60 cm x lebar 60 cm dan tinggi 60 cm. Ketebalan bak tersebut sekitar 5-8 cm, namun jika dicoba diisi air maka sudah cukup kedap.

Jika ada sedikit rembes maka rembesannya sangat kecil. Jenis bak ini sangat bagus kalau kita beli kemudian kita pasang di kamar mandi, barulah kita pasang keramik. Cara pemasangan keramiknya dengan sistem tipis. Bisa menggunakan semen instan atau adukan biasa dengan perbandingan 1 semen + 1pasir halus + air secukupnya. Pasir ini sebaiknya diayak 2 mm agar adukannya plastis dan mudah dikerjakan. Jika masih kurang plastis maka tambahkan lem putih PVAC.

Program KOTAKU Hadir di Gresik, 141 Tukang Bangunan Bergotong Royong Membangun Saluran Air

Cara kedua, Sahabat membuat sendiri dengan pasangan bata merah yang dipasang berdiri. Setelah bata merah dipasang, lalu diplester kedua permukaannya, bagian dalam, bawah, dan luarnya dengan adukan 1 semen +2 pasir halus dan air secukupnya. Jika plesteran sudah selesai, bagian dalam dan bawahnya diaci hingga seluruh permukaan bagian dalamnya rata dan padat. Jangan langsung dipasang keramik. Coba diuji dulu dengan menampung air hingga penuh selama satu malam. Jika tidak bocor, barulah dipasang keramik.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembuatan Bak Air

Untuk pemasangan pipa pembuang usahakan berada di bawah permukaan dasarnya, agar ketika menguras maka semua air bisa terbuang/tersedot. Jika memasang pada bagian samping, kemungkinan ada air yang tidak keluar/masih tersisa, sehingga menyulitkan dalam proses pembersihan bak air.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah pemasangan keramik pada sudut bibir bak. Dahulu banyak orang yang memasang sudut keramik dengan menggosok 45 derajat dengan harapan pasangannya rapi dan indah dipandang. Namun setelah dipasang ternyata di sudut itu sangat mudah rusak karena benturan gayung yang tiap hari menyentuh. Bahkan tangan kita juga akan tergores karena sudut keramiknya lancip sehingga perih.

Untuk mengatasi hal tersebut, kini banyak dijual pemanis sudut atau lebih dikenal dengan kuku macan yang membuat sudut bak lebih nyaman, tidak mudah tergores, dan tangan kita juga aman dari goresan. Jika tidak dipasang kuku macan maka lebih baik sudut keramik kita pasang nat yang agak lebar, sekitar 2 atau 3 mm dan dibulatkan. Ini juga lebih aman dan tidak mudah retak.


Sumber: di sini

Hal yang paling harus diperhatikan adalah ketika merencanakan letak bak air yang dikombinasikan dengan closet. Hendaknya letak bak air berada di sebelah kanan agar memudahkan pengambilan airnya. Sering kita menjumpai bak air terletak di sebelah kiri closet sehingga menyulitkan pemakaian.

Tidak kalah penting juga untuk merencanakan ketinggian bak air. Kadang kita menjumpai bak yang terlalu tinggi sehingga kesulitan mengambil airnya, atau baknya terlalu rendah sehingga air yang dipakai untuk mandi bisa kembali masuk ke bak. Tinggi ideal bak mandi bagian luar untuk orang Indonesia adalah 70-75 cm, dan tinggi bagian dalam cukup 60 cm sehingga ada jarak sekitar 10-15 cm agar pemasangan pipa pembersih bisa lancar. Jangan membuat bak mandi terlalu dalam, karena akan menyulitkan proses pembersihannya.

Dari Eksklusif Hingga Sederhana, Ini 3 Inspirasi Desain Rumah Toko (Ruko) yang Hemat Biaya #TanyaPakJago

Nah, itu dia cara membuat bak air anti bocor. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan Sahabat Jago Bangunan. Sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani