Masuk

Tips

Beranda / Tips
Ini Dia Cara Gampang Menghitung Luas Atap, Kebutuhan Genteng, dan Bubungan/Kerpus pada Rumah Sederhana (Bagian 2) #TanyaPakJago
Konstruksi Sipil | 06 Sep 2018

Oleh: Amin Zainullah

Sahabat Jago Bangunan, edisi #TanyaPakJago kali ini akan melanjutkan pembahasan untuk RAB part 2, tentang bagaimana cara menghitung luas atap, kebutuhan genteng dan bubungan/kerpus. Sahabat masih ingat hasil Konsultasi RAB untuk bangunan rumah sederhana part 1 membahas tentang apa? Jika Anda belum sempat membaca, silakan klik tautan di bawah ini.

Baca Juga: Begini Cara Mudah Menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) Untuk Bangunan Rumah Sederhana (Bagian 1) #TanyaPakJago

Seorang Sahabat bertanya berapa genteng dan bubungan/kerpus yang harus dibeli, karena akan membuat atap limasan rumah lebar 7 meter x panjang 11 meter, atap muncul ke luar 1 meter keliling rumah, menurut penjual genteng setiap 1 m2 memerlukan 25 genteng dan kerpus setiap 1 m’ memerlukan 4 buah bubungan/nok, sudut kemiringan atap adalah 35 º. Bagaimana cara menghitungnya?

Sumber gambar: di sini.

Begini, Sahabat. Untuk menghitung atap secara teoritis kita hendaknya memahami dulu rumus Phytagoras, dimana pada sudut yang siku maka kuadrat satu kaki yang siku ditambah kuarat kaki siku lainnya, jika dijumlah sama dengan kuadrat sisi miringnya, jika kaki siku satu a yang di depan, sisi siku lainnya b yang di bawah dan c yang merupakan sisi miring, maka a^2+b^2 = c^2 atau √(a^2+b^2 ) = c.

Baca Juga: Menyatukan Dua Fungsi, Begini Desain Modern Minimalis 2 Lantai untuk Toko dan Indekos Ukuran 7m x 10m #TanyaPakJago

Di samping itu, kita juga hendaknya menguasai hitungan trigonometri pada segitiga siku-siku berikut ini:

Fungsi sinus = perbandingan sisi siku di depan dibagi sisi miring.

Sinus α= a / c , Cosinus α = b/c dan tangen α = a/b
Pada hitungan ini kita hanya memerlukan tangen untuk menghitung tinggi atap dan cosinus untuk menghitung sisi miring.

Sekarang, mari gunakan rumus tersebut untuk menyelesaikan hitungan.

Cara menghitung luas atap:

Tinggi atap = tangen 35º x 4,5 = 0,7 X 4,5 = 3,15 meter
Tinggi miring pada sisi trapesium= 4,5 : cos 35º = 4,5 :0,819 = 5,49 dibulatkan 5,50 meter
Luas 1buah trapesium = (13 +4) / 2 x 5,50 = 8,5 x 5,50 = 46,75 m2
Luas 1 buah segitga =( 9 x 5,50) : 2 = 24,75 m2

Luas genteng = ( 2 x trapesium) + ( 2 x segitiga)== ( 2 x 46,75) + ( 2 x 24,75) = 93,50 + 49,75 = 143 m2
Jika 1 m2 memerlukan geteng 25 buah, maka keperluan genteng semuanya = 143 x25 = 3.575 buah

Berapa perbandingan antara luas miring dengan luas datar?

Kita hitung dulu luas mendatar, yaitu = 9 x 13 = 117 m2
Hasil hitungan atap dalam kondisi miring = 143
Jika dibagi antara 143:117 maka hasilnya 1,22 kalinya
untuk hitungan secara kasar (kira-kira), maka cara menghitung luas atap = luas datar dikalikan angka antara 1,15 hingga 1,40 tergantung sudut kemiringannya.

Sumber gambar: di sini.

Cara menghitung bubungan:

Panjang 1 jurai segitiga = √(〖4,5〗^2+〖5,5〗^2 ) = 7,10 m
Panjang total bubungan = ( 4 x panjang jurai) + panjang atas = ( 4 x 7,10) + 4 = 28,4+4=32,4 m

Jika 1 m’ memerlukan 4 bubungan/kerpus, maka kebutuhan bubungan = 32,4 x 4=129.6 dibulatkan 130 buah.

Baca Juga: Bertekad Membangun Desa Bersama Tukang Bangunan, Ini yang Didapat Seorang Mantan Kuli Hari Itu Juga

Demikian cara menghitung kebutuhan genteng dan bubungan/kerpus secara teoritis. Jika Sahabat memiliki pertanyaan lebih lanjut atau justru ada solusi lain, silakan disampaikan dan Pak Jago akan dengan senang hati berdiskusi dengan Sahabat Jago Bangunan. 

Semoga informasi ini bermanfaat dan sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani