Masuk

Tips

Beranda / Tips
Ini Aneka Tipe Jendela Berdasar Cara Membuka, Bentuk, dan Material yang Wajib Anda Ketahui
Konstruksi Sipil | 23 Sep 2017

Oleh: Dwi Klarasari 

Bangunan rumah tinggal yang ideal tentu dilengkapi dengan jendela. Lubang yang dibuat pada dinding bangunan ini memiliki setidaknya tiga fungsi, yakni sebagai lubang ventilasi yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara alami.

Jendela juga berfungsi sebagai jalur masuknya cahaya alami siang hari; dan menjadi sarana untuk menikmati pemandangan di luar rumah. Selain ketiganya, jendela juga memiliki fungsi estetika yang memperindah sekaligus mengekspresikan gaya rumah.

Banyaknya fungsi melahirkan beragam tipe dan jenis jendela. Sebaiknya kenali karakteristik setiap jendela sebelum menerapkannya. Berikut #PakJago uraikan satu per satu sebagai pegangan bagi #SahabatJagoBangunan.

Jendela Berdasar Cara Membukanya

(Sumber: disini)

Menurut cara membukanya dikenal beberapa tipe jendela berikut ini.

- Jendela mati, yakni jenis jendela yang tidak memiliki engsel sama sekali sehingga tidak dapat dibuka. Jendela dibuat hanya untuk memasukkan cahaya alami. Dapat dipasang di bagian mana pun termasuk pada sudut dinding.

- Jendela ayun, ialah jendela dengan engsel pada salah satu sisi (kanan atau kiri) sehingga dibuka dengan cara didorong ke arah luar atau ditarik ke dalam.

(Sumber: Majalah Rumahku)

- Jendela jungkit (awning dan hoper), mirip dengan jendela ayun tetapi engselnya berada di atas atau bawah. Jendela awning engselnya di atas, jadi daun jendela membuka keluar ke arah atas. Sebaliknya, jendela hoper engselnya dipasang di bagian bawah sehingga jendela membuka keluar ke arah bawah.

- Jendela geser, merupakan jendela yang dibuka-tutup dengan cara menggeser secara horizontal ke kanan atau kiri. Biasanya terdiri dari dua bagian, tetapi hanya satu yang bisa digeser melewati bagian lain. Namun bisa juga dibuat agar kedua bagian bisa digeser.

- Jendela gantung, mirip dengan jendela geser tetapi penggeseran secara vertikal. Pada jendela gantung tunggal hanya jendela bagian bawah yang bisa digeser ke atas. Pada jendela gantung ganda, kedua bagiannya dapat membuka ke atas atau bawah.

(Sumber: Majalah Rumahku)

- Jendela pivot, yaitu jendela yang engselnya dipasang di bagian tengah sehingga jendela dapat dibuka-tutup dengan putaran 90 atau 180 derajat, secara vertikal atau horizontal—tergantung posisi engsel.

- Jendela jalusi, adalah jendela yang tersusun atas beberapa pelat horizontal (dari kayu, kaca atau akrilik) yang dipasang dalam bingkai. Susunan pelat terpasang pada satu trek sehingga dapat dibuka-tutup secara bersamaan dengan memutar engkol pada trek tersebut.

- Bay window atau bow window, merupakan jendela yang dibuat menjorok keluar atau tidak segaris dengan dinding utama bangunan sehingga menciptakan area cekung pada ruang dalam. Model yang bisa diterapkan antara lain jendela mati, ayun, awning, ataupun kombinasi.

Jendela Berdasar Bentuknya

(Sumber: Majalah Rumahku)

Kebanyakan jendela memiliki bentuk geometris, tetapi dapat juga divariasi sesuai selera dan kebutuhan. Beberapa bentuk yang umum adalah persegi, persegi panjang, oval, bundar, setengah lingkaram, segi banyak (pentagonal, heksagonal, oktagonal), elips, dan sebagainya. Bentuk klasik yang populer menyerupai bentuk jendela pada gereja katedral.   

Jendela Berdasar Materialnya

(Sumber: disini)

Material untuk jendela adalah kombinasi antara material rangka (kusen) dan daun jendela. Pada zaman dahulu, kebanyakan jendela (baik kusen maupun daun jendela) terbuat dari kayu. Jendela berdaun kayu, meliputi jendela panil dan jendela krepyak (jalusi).

Setelah material kaca diproduksi, mulailah dikenal jendela dengan kombinasi kayu dan kaca. Kusennya terbuat dari kayu dan daun jendela adalah kombinasi kayu dan kaca. Jendela kaca pun ada beragam jenis. Selain kaca bening (transparan) juga dikenal jendela kaca berwarna (tinted glass), kaca cermin, kaca es, kaca tempered, dan kaca laminasi.  

Namun seiring kemajuan teknologi, material kusen dan daun jendela juga semakin bervariasi. Belakangan dikenal juga jendela yang rangkanya terbuat dari material lain, seperti aluminium, baja, vinil, fiberglass, PVC/UPVC, dan sebagainya. Fiberglass dan PVC/UPVC juga digunakan sebagai material untuk daun jendela.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu di artikel-artikel #PakJago yang lain.

Editor: Damae Wardani