Masuk

Tips

Beranda / Tips
Hati-Hati, Tak Teliti Pasang Rangka Baja Ringan Bisa Bikin Atap Roboh (1)
Konstruksi Sipil | 05 Aug 2017

Oleh: Dwi Klarasari

#SahabatJagoBangunan, rangka atap baja ringan kini makin digemari karena memiliki banyak kelebihan. Sayangnya, jika tidak teliti dan hati-hati saat memasang, kekuatan rangka atap baja ringan akan berkurang dan berisiko tidak mampu menahan beban. Risiko fatalnya, tak hanya atap yang roboh, tapi juga berbahaya bagi penghuni rumah.

Karenanya meski distributor atau aplikator baja ringan biasanya memberikan jasa instalasi produk, namun kita tetap perlu memahami seluk beluknya agar hasil rangka atap sesuai dengan desain dan kebutuhan bangunan. Berikut ini #PakJago sajikan pembahasan mengenai prinsip dan proses pemasangan rangka atap baja ringan.

Prinsip Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan

Pemasangan rangka atap baja ringan harus dilakukan secara cermat dan mengikuti standar serta prosedur yang telah ditentukan. Berikut beberapa persyaratan teknis yang harus dipenuhi.

- Tidak boleh ada kerusakan lapisan pelindung pada baja ringan.

- Rangka atap dipasang tegak lurus terhadap tumpuannya (ring balk)

- Ikatan rangka atap dan ring balk harus diperkuat dengan baut angkur (dynabolt).

Puncak kuda-kuda (apex) harus sama tinggi dan nok terpasang rata.

- Kemiringan rangka atap harus sama rata (tidak boleh bergelombang).

- Tidak boleh terjadi kesalahan pengerjaan yang menyebabkan perubahan bentuk.

Proses Perakitan dan Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan

Rangka atap baja ringan didudukkan langsung di atas tumpuan (ring balk). Namun dalam kondisi tertentu, jika tumpuan tidak rata, maka rangka atap dapat didudukkan di atas wall plate sebagai perantara. Pemasangan melalui tahapan persiapan, perakitan kuda-kuda, pemeriksaan tumpuan, dan peletakan kuda-kuda serta kelengkapannya. 

  • Persiapan

Hal-hal yang harus disiapkan sebelum pemasangan ialah  gambar rencana atap yang menjelaskan letak kuda-kuda. Serta peralatan kerja (meteran, waterpass atau unting-unting, mesin potong, mesin bor sekaligus obeng, alat penyiku, palu).

Sedangkan bahan yang dibutuhkan tentu saja baja ringan (sesuai kebutuhan). Sebaiknya disiapkan juga peralatan keselamatan kerja (sarung tangan, kacamata, helm, sepatu kerja) agar peroses pengerjaan berlangsung dengan aman.

  • Perakitan rangka atap

Jika tidak dibuat di pabrik, rangka atap dapat dirakit sendiri di lokasi. Prosesnya, pertama harus diukur panjang dan lebar bidang yang hendak ditutup atap dan mengetahui kemiringan atap. Ukuran digunakan sebagai patokan untuk menentukan panjang batang baja ringan pada kuda-kuda, meliputi batang luar atas atau sisi miring (top chord), batang luar bawah (bottom chord), dan batang dalam atau pengaku (web).

Spesifikasi baja ringan harus sesuai standar yang disarankan produsen. Setelah dipotong, batang-batang dirakit menjadi kuda-kuda sesuai bentang dan rencana bentuk atap. Bentuk standar kuda-kuda baja ringan bisa berupa segitiga utuh (untuk atap pelana atau limas), segitiga terpancung dan segitiga kecil. 

Perakitan kuda-kuda idealnya dilakukan di area terbuka yang rata dan kering, bisa di bawah atau di atas (misal, diletakkan pada dak beton). Agar kekuatan dan kestabilan rangka atap terjamin, sambungan batang-batang baja harus digunakan baut khusus yang terbuat dari baja bermutu tinggi dan anti karat.   

#SahabatJagoBangunan, sampai di sini penjelasan #PakJago untuk proses pemasangan rangka atap baja ringan. Namun pembahasan belum selesai, Sahabat. Pada artikel berikutnya, #PakJago akan berbagi tentang pemeriksaan tumpuan, pemasangan rangka pada tumpuan, hingga pemeriksaan akhir atau finishing.

Baca: Hati-Hati, Tak Teliti Pasang Rangka Baja Ringan Bisa Bikin Atap Roboh (2) 

Untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.

 

Editor: Damae Wardani