Masuk

Tips

Beranda / Tips
Glass Block, Cara Mudah Menerangi Ruangan Tanpa Lampu
Konstruksi Sipil | 23 Dec 2017

Oleh: Hildatun Najah

Sahabat Jago Bangunan, pernah mendengar istilah glass block? Ialah material berbahan kaca yang digunakan untuk membuat sistem pencahayaan alami dari sinar matahari. Dengan begitu, meski tidak menggunakan lampu, ruangan akan tetap terang.

Kali ini #PakJago akan menjelaskan bagaimana cara membuat sistem pencahayaan alami  menggunakan glass block, cara memasang, dan merawatnya. Simak, yuk!

Sistem Pencahayaan Alami dengan Glass Block

 (Sumber: disini)

Penggunaan glass block bertujuan untuk membuat ruang menjadi lebih ter ang dengan sistem pencahayaan yang alami menggunakan kaca. Meski terbuat dari kaca, namun glass block tidak transparan. Jadi, bagian dalam ruangan tidak dapat terlihat dari luar, sehingga glass block aman digunakan sebagai dinding kamar mandi.

Baca Juga: Kaya Manfaat Untuk Konstruksi, Sudah Coba Menambahkan Batu Kapur Sebagai Material Bangunan?

Selain itu, glass block juga bisa digunakan untuk mensiasati ruangan yang gelap akibat atap beton yang tidak tembus cahaya. Penggunaan glass block yang dipasang bersama atap beton dapat membuat penghuni rumah tetap mendapat cahaya dari atas meski atapnya terbuat dari beton.

Mengapa Banyak Orang Menggunakan Glass Block?

 (Sumber: disini)

Fungsi glass block sebagai pemberi cahaya alami dapat membuat pengguanaan daya listrik berkurang. Dengan begitu, #SahabatJagoBangunan dapat menghemat biaya pengeluaran listrik. Warna glass block yang beragam juga dapat membuat interior maupun eksterior ruangan menjadi lebih indah.

Ketebalan glass block yang mencapai 11 cm membuat glass block lebih kuat dari kaca biasa. Sehingga glass block bisa tetap aman meski digunakan sebagai lantai kaca. Meski glass block cenderung berbeda dengan kaca pada umumnya, tapi glass block masih memiliki sifat-sifat kaca, misalnya sebagai media yang dapat mengurangi pantulan suara.

Selain itu, glass block dapat digunakan untuk membantu mengontrol suhu ruangan. Cahaya matahari sore yang panas dan mengandung banyak ultraviolet bisa ditahan menggunakan glass block. Glass block juga dapat diatur sehingga membuat pola tertentu yang membuat rumah terlihat lebih unik dan estetik.

Cara Mudah Memasang dan Merawat Glass Block

Umumnya, glass block berukuran 20x20 cm. Pemasangan glass block pada dinding dilakukan seperti pemasangan bata pada saat membuat dinding. Awalnya alasi dulu permukaan yang akan dipasangi glass block dengan semen perekat yang sudah dicampurkan dengan air dan didiamkan selama 5 menit. Oleskan adonan semen pada sisi yang akan dipasangi glass block.

Selagi masih basah, letakkan glass block lain di atasnya dan tekan agar glass block hingga menempel sempurna. Berbeda dengan bata yang ditumpuk menyilang, glass block disusun sejajar. Ulangi langkah tersebut hingga glass block terpasang seluruhnya. Setelah itu, tutup dinding glass block yang masih berlubang dengan sisa adonan semen dan tunggu 24 jam hingga dinding glass block mengering.

 (Sumber: disini)

Perawatan glass block juga tergolong mudah. Cukup dengan membersihkan permukaan glass block dengan menggunakan kain lap yang sudah dibasahi air. Namun, jika #SahabatJagoBangunan menginginkan permukaan glass block yang lebih terang, #SahabatJagoBangnan dapat menggunakan squeegee atau alat yang bisa digunakan untuk mengelap kaca.

Baca Juga: Penting! Baca Ini Sebelum Membangun Konstruksi Baja untuk Rumah Dua Lantai

Glass block menjadi salah satu material yang banyak digunakan saat ini, karena tidak hanya memberikan kesan estetis, tapi juga minimalis. Jadi, meski #SahabatJagoBangunan menggunakan bahan kaca dalam membuat rumah, tapi privasi bisa tetap terjaga karena glass block yang tidak tembus pandang. Apakah #SahabatJagoBangunan tertarik menambahkan glass block pada bangunan Anda? Layak dicoba bukan?

#SahabatJagoBangunan juga bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dan berdiskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.

Editor: Damae Wardani