Masuk

Tips

Beranda / Tips
Genteng Tanah Liat atau Genteng Beton, Mana yang Lebih Baik?
Konstruksi Sipil | 17 Dec 2021

Genteng atau atap adalah salah satu bagian penting dari sebuah rumah. Berfungsi melindungi dari hujan, panas sinar matahari, dan gangguan alam lainnya, genteng memiliki peran dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya. Tidak hanya itu, genteng juga memiliki pengaruh besar pada desain dan tampilan rumah Sahabat Jago.

Berbagai jenis genteng tersedia di pasaran. Setiap jenisnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sahabat Jago tinggal pilih yang paling cocok dengan kebutuhan dan anggaran yang ada. Kali ini, Pak Jago akan membahas dua jenis genteng yang banyak peminatnya, yaitu genteng tanah liat dan genteng beton. Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Yuk, simak bersama!

Genteng Tanah Liat

Genteng ini terbuat dari tanah liat yang dibentuk sedemikian rupa lalu dikeringkan. Di antara genteng jenis lain, genteng tanah liat lebih dulu muncul di Indonesia. Genteng tanah liat juga masih menjadi favorit dan banyak digunakan masyarakat hingga sekarang. 

Kelebihan:

  1. Pemasangan dan Perawatan Mudah

Pemasangan genteng tanah liat cukup mudah karena tukang bangunan biasanya sudah terbiasa dengan genteng ini, tapi perlu ketelitian untuk menghindari adanya kebocoran. Dalam hal perawatan, Sahabat Jago hanya perlu mengecatnya ketika warna genteng mulai pudar atau kusam.

  1. Memiliki Bobot Ringan

Genteng tanah liat memiliki bobot yang lebih ringan. Hampir setiap rumah cocok menggunakan genteng tanah liat. Rumah Sahabat Jago tidak harus memiliki fondasi, dinding, atau rangka atap kuat. Dengan hanya rangka atap kayu pun, genteng tanah liat masih bisa digunakan.

  1. Menahan Panas Sinar Matahari

Kelebihan lainnya, genteng ini bisa menahan atau menyerap panas sinar matahari, sehingga ketika siang hari Sahabat Jago tidak terlalu merasakan panas. Panas ini akan dikeluarkan perlahan oleh genteng di malam hari.

  1. Harga Terjangkau

Harganya yang terjangkau menjadi alasan kenapa genteng tanah liat masih banyak digunakan masyarakat. Bahan baku yang mudah didapat memunculkan banyak industri genteng tanah liat di berbagai kota. Sahabat Jago tinggal memilih mana yang cocok dengan isi dompet. 

Kekurangan:

  1. Model dan Warna Serupa

Genteng tanah liat memiliki ukuran dan model yang serupa. Pilihan warnanya pun juga tidak banyak. Tapi Sahabat Jago bisa membuat tampilan menjadi lebih indah dengan mengecatnya sesuai warna favorit.

  1. Mudah Retak atau Patah

Material tanah liat membuat genteng ini mudah mengalami keretakan atau patah. Sahabat Jago harus ekstra hati-hati saat membawa atau memasangnya di atap. 

Genteng Beton

Genteng beton, atau disebut juga genteng cor, terbuat dari campuran pasir, semen, dan bahan tambahan lainnya seperti plastik atau logam tipis. Campuran ini lalu dicetak menyerupai genteng tanah liat. Genteng beton sedang naik daun dan mulai banyak disukai oleh masyarakat.

Kelebihan:

  1. Pilihan Variasi Cukup Banyak

Berbagai variasi bentuk dan warna bisa Sahabat Jago pilih. Ingin memberikan tampilan modern dan elegan, Sahabat Jago bisa menggunakan genteng beton datar. Sedangkan untuk kesan kuat dan alami, bentuk bergelombang bisa jadi pilihan. Sama dengan genteng tanah liat, Sahabat Jago bisa mengecat ulang genteng beton ketika warna mulai pudar.

  1. Memantulkan Panas Sinar Matahari

Dengan menggunakan genteng ini, Sahabat Jago tidak akan merasakan panas di siang hari. Panas sinar matahari dipantulkan dan tidak diserap genteng beton sehingga udara di dalam rumah terasa sejuk.

Kekurangan:

  1. Bobot Lebih Berat

Sudah pasti genteng beton memiliki bobot yang lebih berat karena terbuat dari semen. Untuk pemasangannya, genteng beton harus didukung dengan fondasi, dinding, dan rangka atap yang kuat, biasanya dengan kombinasi rangka atap baja ringan.

  1. Harga Cukup Mahal

Banyaknya material yang diperlukan membuat harga genteng beton menjadi sangat mahal. Sahabat Jago perlu menyiapkan anggaran cukup besar untuk menggunakan genteng ini.

  1. Air Mudah Merembes

Walau kokoh, genteng beton juga bisa rusak. Pori-pori yang ada mudah dimasuki air dan menyebabkan kelembapan. Sahabat Jago perlu mengecatnya dengan cat waterproof (kedap air) untuk menghindari kerusakan ini.

Demikian penjelasan dari Pak Jago tentang kelebihan serta kekurangan genteng tanah liat dan genteng beton. Untuk memilih genteng tanah liat atau genteng beton, harus dipertimbangkan mana yang cocok dengan desain dan kebutuhan rumah Sahabat Jago, serta tentu saja anggaran yang dimiliki.

Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.

Sumber: Frequently Asked Questions (pertanyaan yang sering diajukan) Facebook Jago Bangunan