Masuk

Tips

Beranda / Tips
Genteng Beton untuk Atap Kuat dan Tahan Api - Cara Membuatnya
Desain Bangunan | 10 Feb 2021

Genteng Beton untuk Atap Kuat dan Tahan Api - Cara Membuatnya

 Pilihan atap ada berbagai macam. Penggunaannya menyesuaikan fungsi dari bangunan yang bersangkutan. Di Indonesia, pilihan atap yang paling dikenal adalah asbes, seng, dan genteng. Untuk genteng, jenis yang paling dikenal dan banyak digunakan adalah genteng tanah liat. Padahal, jenis genteng ada bermacam-macam. Salah satunya genteng beton yang memiliki keunggulan lebih kuat dengan harga lebih terjangkau dari jenis genteng lain.

Selain lebih kuat dan harga terjangkau, apalagi kelebihan jenis genteng beton? Bagaimana cara membuat jenis genteng satu ini? Mari simak artikel berikut hingga akhir.

 



1.Mampu Memantulkan Panas

Dibandingkan jenis genteng lainnya, genteng beton dapat membuat udara di dalam rumah terasa lebih sejuk. Hal ini dikarenakan genteng beton mampu memantulkan panas matahari. Dengan begitu, sinar matahari tidak mudah memengaruhi perubahan udara di dalam rumah sehingga kesejukannya tetap terjaga.

 Di saat musim kemarau, genteng beton juga lebih mudah menjaga kesejukan di dalam rumah dibandingkan genteng lainnya. Karena karakteristik inilah, genteng beton patut menjadi pilihan atap bangunan Anda.

 

2.Lebih Kedap Suara

Genteng beton cocok digunakan sebagai atap bangunan yang berlokasi di daerah dengan kebisingan tinggi. Contohnya bangunan di pinggir jalan raya atau dekat dengan stasiun kereta api dan bandara. Ini karena suara bising tidak mudah menembus genteng beton.

Suara hujan hampir tidak terdengar dari dalam rumah dengan genteng beton

3.Jauh Lebih Kuat

Karakteristik genteng beton lebih tahan terhadap cuaca ekstrim seperti hujan angin hingga badai. [Ma1] Genteng beton bahkan bisa tahan hingga 20 tahun. Daya tahan genteng beton merupakan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis genteng lainnya.

 

4.Tahan Api

Apabila terjadi kebakaran, api tidak akan mudah menyebar ke area bangunan lainnya, karena beton merupakan bahan bangunan yang tahan terhadap api.

Saat terkena panas hingga 250 derajat Celcius, beton akan tetap kokoh dan kuat. Sehingga tidak akan roboh maupun retak yang dapat menyebabkan api menyebar ke area bangunan lain. Ketahanan terhadap api ini bergantung pada kualitas semen dan agregat yang digunakan. Oleh karena itu, pastikan Anda telah benar-benar memilih genteng beton berkualitas jika membelinya dalam bentuk jadi. Kelebihan inilah yang membuat genteng beton patut menjadi pilihan.

 5.Tidak Mudah Berubah Bentuk

Ukuran genteng beton antara satu dengan yang lain lebih seragam dan presisi sehingga memudahkan proses pemasangan genteng pada atap bangunan. Ini karena genteng beton tidak melalui proses pembakaran. Berbeda dengan genteng tanah liat yang bentuknya dapat berubah ataupun ukurannya menyusut dikarenakan melalui proses pembakaran.

6.Model dan Warna Bervariasi

Pada umumnya, genteng beton memiliki dua model, yakni model bergelombang dan rata. Adanya variasi model genteng ini membuat Anda bisa menyesuaikan penggunaan genteng beton dengan gaya arsitektur bangunan. Genteng model datar umumnya digunakan untuk melengkapi gaya bangunan yang elegan dan modern. Sedangkan model bergelombang untuk gaya bangunan klasik dengan kesan yang kuat dan natural.

 

Genteng Beton Model Bergelombang

Genteng Beton Model Rata

 Langkah Membuat Genteng Beton

Dengan segala kelebihan genteng beton dibandingkan dengan jenis genteng lain, proses pembuatannya ternyata cukup mudah. Jika Anda tertarik untuk membuat genteng beton, berikut langkah-langkahnya:

 

  1. Ayak pasir menggunakan saringan pasir berukuran 5 mm. Pastikan pasir terayak hingga lembut tanpa campuran kerikil dan kotoran lainnya.
  2. Campurkan pasir yang telah halus terayak dengan semen. Gunakan perbandingan 1:3 untuk semen dan pasir, kemudian aduk hingga rata.
  3. Saat mengaduk, cek adonan beton. Terlalu keras maupun encer akan membuat daya tahan genteng beton tidak maksimal. Jika perlu, sesuaikan adonan dengan menambahkan air atau campuran pasir dan semen.
  4. Cetak adonan beton ke alat cetakan genteng manual atau alat bantu mesin cetak. Pastikan adonan beton telah rata dalam cetakan.
  5. Simpan cetakan genteng berisi adonan kurang lebih 24 jam agar mengeras.
  6. Setelah 24 jam, lepas adonan yang mengeras dari cetakan, kemudian rendam dalam air selama 3 hari untuk memaksimalkan daya tahan genteng agar tidak muncul garis retakan.

 

Konsultasi Jago Bangunan

Meskipun jarang digunakan dibandingkan genteng tanah liat, genteng beton memiliki banyak keunggulan yang dapat menjadi pilihan atap bangunan Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar atap atau hal konstruksi lainnya, silahkan langsung menghubungi kami melalui website Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan.