Masuk

Tips

Beranda / Tips
Fungsi Semen Warna yang Harus Sahabat Jago Ketahui
Konstruksi Sipil | 15 Nov 2021

Saat ini, teknologi di bidang bahan bangunan dan konstruksi sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak inovasi yang bermunculan dan tentunya semua bertujuan untuk mempermudah proses pengerjaan serta memperindah bangunan yang akan dihasilkan.

Salah satu inovasi tersebut adalah munculnya semen warna. Kebutuhan untuk menghadirkan tampilan bangunan yang indah, membuat permintaan semen warna sangat tinggi di pasaran. Selain fungsi memperindah dengan berbagai warna yang bisa digunakan, semen warna mempunyai banyak fungsi lain. Apa saja fungsinya dan bagaimana cara penggunaannya? Yuk, simak penjelasan dari Pak Jago berikut ini!

Apa Itu Semen Warna?

Semen warna adalah jenis semen yang terdiri dari campuran semen Portland dan pigmen (bahan pewarna). Jenis dan jumlah pigmen yang dicampurkan menyesuaikan dengan warna yang diinginkan. Beberapa jenis pigmen yang digunakan dalam semen warna:

  • Cobalt untuk warna biru
  • Mangan dioksida untuk warna hitam dan cokelat tua
  • Iron oxide untuk warna merah, cokelat, dan kuning
  • Chromium oxide untuk warna hijau

 

Fungsi Semen Warna

Selain memperindah tampilan bangunan, semen warna juga memiliki berbagai fungsi lain yang harus Sahabat Jago ketahui.

  1. Mengatasi Cat yang Terkelupas

 

Sahabat Jago bisa melapisi bagian cat dinding yang terkelupas dengan semen warna. Lapisan semen warna membuat pori-pori dinding menjadi lebih halus dan tertutup, sehingga cat lebih mudah menempel. Setelah semen warna kering, Sahabat Jago bisa mengecat kembali agar dinding tampil indah seperti semula.

  1. Menutup Retakan Dinding

 

Retakan pada dinding rumah sudah biasa terjadi. Selain karena usia dinding yang tua, proses pengerjaan yang kurang teliti juga bisa membuat dinding mengalami keretakan. Retakan yang terjadi biasanya berupa retakan halus atau retak rambut dan tersebar di beberapa titik. Sahabat Jago bisa menggunakan semen warna untuk menutup atau menambal retakan yang terjadi. Pastikan untuk menggunakan semen warna sesuai dengan warna cat dinding. Penggunaan semen warna membuat Sahabat Jago bisa menghemat biaya tanpa perlu membongkar dinding.

  1. Mengisi Celah-Celah Keramik

 

Fungsi semen warna berikutnya yang mungkin Sahabat Jago sudah tahu yaitu untuk mengisi celah-celah atau nat lantai keramik. Penggunaan keramik beraneka warna membuat nat harus diisi dengan semen warna yang sesuai dengan warna keramik agar keindahan tetap terjaga.

Sebelum semen warna diisikan pada celah-celah keramik, tunggu dulu hingga perekat keramik benar-benar kering atau lebih kurang 1x24 jam. Ini dilakukan agar udara yang ada di bawah keramik bisa keluar secara sempurna. Lalu celah-celah di antara keramik tersebut Sahabat Jago berikan atau oleskan semen warna hingga terisi penuh. Setelah semen warna agak mengering (5-10 menit), Sahabat Jago bisa bersihkan semen warna yang tercecer menggunakan kain.

Pengisian celah-celah keramik sebaiknya menggunakan semen warna karena sifatnya yang lebih fleksibel dan tersedia berbagai pilihan warna. Penggunaan semen biasa kurang dianjurkan karena semen biasa bersifat lebih keras sehingga bisa menyebabkan keramik pecah saat terjadi pemuaian.

Demikian beberapa fungsi dan cara penggunaan semen warna. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.

Sumber: Frequently Asked Questions (pertanyaan yang sering diajukan) Facebook Jago Bangunan