Masuk

Tips

Beranda / Tips
Dinding Ditumbuhi Lumut? Ini Cara Ampuh Untuk Membasmi dan Membuat Dinding Seperti Baru Lagi
Konstruksi Sipil | 26 Jul 2017

Oleh: Dewi Klarasari

Iklim tropis wilayah Indonesia yang lembap, memicu tumbuhnya lumut dan jamur pada dinding bangunan. Terlebih bila musim hujan tiba dan lingkungan dilanda banjir. Lumut yang menutupi dinding luar rumah akan sangat mengganggu, karena selain mengurangi keindahan juga berpotensi memicu kerusakan dinding. Karenanya spesies ini harus dibersihkan sebaik mungkin dan diantisipasi pertumbuhannya.

#SahabatJagoBangunan, penasaran bagaimana mencegah dan mengatasi lumut pada dinding rumah? Tenang, “PakJago akan berbagi tips tentang tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasi lumut pada dinding. Berikut ulasannya:

  1. Deteksi tempat pertumbuhan lumut

Lumut sangat mudah tumbuh di lingkungan yang kelembapannya tinggi, basah, dingin dan jarang terkena sinar matahari. Di luar rumah lumut biasanya tumbuh pada dinding bagian bawah dekat permukaan tanah. Terlebih pada dinding yang terkena cipratan air hujan. Lumut juga bisa tumbuh pada dinding di mana terdapat kebocoran atap atau talang, dinding pagar, dan pada dinding kolam atau dinding batu buatan di taman.

Gambar 2. (sumberdoityourself.com)

  1. Basmi lumut dengan cepat

Bersihkan lumut pada dinding luar rumah, dinding pagar, dan bagian lain yang telah terdeteksi. Lakukan pada saat cuaca cerah dan kerjakan dengan cepat. Berikut langkah-langkahnya:

- Mula-mula kikis lapisan cat pada dinding yang ditumbuhi lumut dengan bantuan scrape atau kape, jika perlu lanjutkan dengan pengampelasan. Pada dinding bata ekspose, beton atau dinding yang dilapisi batu alam, bersihkan lumut dengan sikat logam atau sapu lidi.

- Setelah pengikisan selesai, bilas dengan air. Lalu, usap atau semprotkan larutan pembasmi lumut. Beberapa jenis bahan yang dapat digunakan untuk membasmi lumut, misalnya: air garam, bubuk kaporit, air kapur, larutan pemutih, sabun cuci piring, cuka putih dan baking soda.

Namun cuka dan baking soda yang memiliki tingkat keasaman relatif tinggi sebaiknya tidak diterapkan pada material yang tidak tahan asam, seperti kayu, keramik, granit, dan marmer. Di pasaran juga tersedia larutan kimia pembasmi lumut.

- Diamkan selama satu jam hingga semalam agar bahan bereaksi dengan baik. Kemudian gosok atau sikat—jika perlu, tambahkan sabun cuci piring—terakhir bilas dengan air untuk membersihkannya. Lalu biarkan mengering.

Gambar 3.Pengikisan lumut dapat dilakukan dengan kape, sikat kawat atau sapu lidi (sumberblackdovenest.com)

  1. Lakukan Pengecatan Ulang

- Setelah pembersihan lumut dan pengaplikasian pembasmi lumut selesai, permukaan dinding benar-benar kering, lakukan pengecatan ulang untuk mengembalikan keindahan dinding. Untuk mengantisipasi pertumbuhan lumut, pilihlah cat pelapis anti lumut.

- Mula-mula aplikasikan cat dasar (primer) pada permukaan dinding. Pilih cat dasar sesuai jenis material (kayu, dinding plesteran, logam, dll.). Tunggu beberapa hingga mengering.

- Setelah cat primer kering, aplikasikan cat eksterior weathershield yang juga anti lumut atau jamur sesuai jenis material. Aplikasikan lapisan pertama dan diamkan beberapa saat agar kering.

- Lakukan pengecatan untuk lapisan kedua.

Gambar 4. Pengecatan ulang dengan cat dasar dan coatweathershieldanti lumut atau jamur (Sumber img.decoora.com)

#SahabatJagoBangunan, semogapenjelasan di atas memberikan manfaat bagi Anda, sehingga rumah bebas dari lumut selamanya. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656

Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.