Masuk

Tips

Beranda / Tips
Cara Menghitung Pondasi Batu Kali
Konstruksi Sipil | 28 Sep 2020

Cara Menghitung Pondasi Batu Kali

 

Pondasi yang kuat adalah kunci bangunan yang kokoh dan tahan lama. Jenis pondasi sendiri pun beragam, salah satunya yang umum digunakan adalah pondasi batu kali. Jenis pondasi ini cocok digunakan untuk rumah atau bangunan yang tidak terlalu besar seperti rumah 1 lantai dan kios. Jika rumah atau bangunan yang akan dibangun luas, besar, dan bertingkat, maka disarankan untuk menggunakan jenis pondasi lain. 

 

Sebagai jenis pondasi yang umum digunakan, cara menghitung pondasi batu kali pun bisa dilakukan siapa saja karena cukup sederhana. Berikut cara menghitung pondasi batu kali yang didasarkan pada contoh soal. 

Diketahui luas lahan 4 x 8 meter

Maka, keliling lahan 4 + 4 + 8 + 8 = 24 m

Dicari volume batu kali dari pondasi berbentuk trapesium

= (Luas atas + luas bawah) / 2 ) x tinggi

= ( 0,3 + 0,6 ) / 2 ) x 0.8

= ( 0,9 / 2 ) x 0,8

= 0,45 x 0,8

= 0,36 m3

 

Jumlah volume batu kali adalah

= Keliling lahan x volume pondasi

= 24 x 0.36

= 8,64 m3

Jika dilihat dari hasil tersebut, maka batu kali yang dibutuhkan untuk pondasi adalah 2 rit dumptruk. 

 

Kualitas Pondasi Batu Kali

Selain penghitungan yang tepat, kualitas pondasi batu kali juga sangat ditentukan oleh faktor lain, seperti kualitas semen, pasir, dan batu kali itu sendiri. Semen yang digunakan haruslah sesuai dengan rumah atau bangunan yang akan dibangun. 

Untuk pondasi batu kali sendiri yang biasa digunakan untuk bangunan kecil atau sedang, maka Semen Gresik jenis PPC sudah sangat berkualitas. Pasir yang dipilih pun baiknya bersih, tanpa adanya kotoran organik. Sedangkan untuk batu kali, sebaiknya dipilih batu yang keras dan tidak lunak. 

Jika semen, pasir, batu sudah dipilih dengan baik, maka perbandingan campuran adalah sebagai berikut. Anda bisa memilih perbandingan sesuai dengan hasil dan kualitas yang diinginkan. 

1 semen : 4 pasir untuk rumah atau bangunan dengan kualitas istimewa atau pondasi bangunan yang berada di tepi sungai dengan aliran sedang.

1 semen : 6 pasir untuk pondasi rumah atau bangunan dengan kualitas baik.

1 semen : 8 pasir untuk pondasi bangunan sederhana. 

Keunggulan Pondasi Batu Kali

Menjadi pondasi yang paling umum digunakan bukan tanpa sebab, karena pondasi batu kali memiliki berbagai keunggulan dibandingkan jenis pondasi yang lain, diantaranya adalah sebagai berikut. 

 

Dapat dikerjakan dalam waktu yang lebih singkat

Pembuatan pondasi batu kali lebih cepat. Konstruksinya yang sederhana  dan sifat material batu kali yang bisa mengering lebih cepat akan menghemat banyak waktu dalam proses pembangunan rumah.

 

Konstruksinya yang sederhana

Konstruksinya yang sederhana namun kuat menjadi salah satu keunggulan terbesar pondasi batu kali. Keunggulan ini juga yang membuat pembuatan pondasi bisa langsung dilakukan di lokasi tanpa membutuhkan alat-alat khusus.

 

Kuat akan goncangan

Batu kali lebih kuat akan goncangan sehingga pondasi batu kali sangat direkomendasikan untuk membangun rumah yang tahan gempa. Terlebih jika pondasi ini dikombinasikan pembangunannya dengan bor pile. Guncangan atau getaran dalam tanah bisa ditahan lebih baik sehingga bangunan pun menjadi lebih kuat dan kokoh. 

 

Konsultasi Jago Bangunan

Demikian cara menghitung pondasi batu kali berikut penjelasan singkat mengenai pondasi yang umum digunakan ini. Jika Sahabat Jago Bangunan ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pondasi bangunan, silahkan menghubungi melalui menu Konsultasi website Jago Bangunan maupun Facebook Jago Bangunan.