Masuk

Tips

Beranda / Tips
Cara Efektif Memberikan Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar
Kesehatan | 26 Dec 2017

Oleh: Dhafintya Noorca

Kebakaran merupakan kejadian yang dapat menimbulkan kerugian pada jiwa, peralatan produksi, proses produksi, dan pencemaran lingkungan kerja. Khususnya pada kejadian kebakaran yang besar, dapat melumpuhkan bahkan menghentikan proses usaha yang berujung pada kerugian yang sangat besar, termasuk nyawa.

Sebagai langkah pencegahan #SahabatJagoBangunan harus mengetahui jenis bahan kimia yang mudah terbakar, memisahkan peralatan, bahan, serta proses kerja yang dapat menimbulkan pemanasan, percikan api, bahkan ledakan. Pastikan juga di lingkungan kerja Sahabat terpasang alat atau sarana untuk mendeteksi adanya kebocoran gas yang mudah terbakar.

Bahan-bahan kimia yang ada di tempat kerja, bisa memicu kebakaran bila diletakkan serampangan. Sehingga penting untuk mengidentifikasi semua sumber energi yang ada di tempat kerja, baik peralatan, bahan, proses, cara kerja, dan lingkungan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Baca Juga: Agar Tak Menimbulkan Bahaya, Jangan Santap Makanan Ini Saat Mengkonsumsi Obat

Cedera akibat luka bakar dapat terjadi di mana-mana, bahkan tempat kerja. Jika bukan Anda yang mengalaminya, bisa jadi Anda adalah orang terdekat yang dapat membantu korban. Oleh karenanya, penting sekali untuk mengetahui cara memberikan pertolongan pertama pada luka bakar.

Untuk dapat memberikan pertolongan pertama pada luka bakar, Sahabat Jago Bangunan harus mengenali dulu jenis-jenis luka bakar. Selain itu, penanganannya pun perlu disesuaikan dengan tingkatan lukanya juga.

Umumnya luka bakar yang dialami seseorang dapat dikategorikan berdasarkan tingkat keparahannya, antara lain:

1. Luka bakar derajat pertama atau minor

(Sumber: disini)

Luka bakar minor hanya meliputi kulit bagian terluar dan dianggap tidak serius. Rasa sakit, bengkak, dan kemerahan adalah gejala-gejala yang bisa muncul. Contoh luka bakar derajat pertama ini adalah luka bakar akibat sengatan sinar matahari secara langsung, atau terkena material atau alat yang mengeluarkan panas. Untuk mengatasi luka bakar ini, umumnya dapat ditangani sendiri di rumah. Namun harus ditangani dengan cara yang tepat agar kondisinya tidak malah memburuk.

Anda bisa mengaliri luka bakar dengan air dingin selama 10-15 menit, atau letakkan handuk yang sudah direndam air dingin pada luka. Agar tak terjadi pembengkakan, bebaskan area kulit yang terbakar dari benda apapun, seperti perhiasan. Hindari memecahkan luka yang melepuh karena berisiko menyebabkan infeksi. Segera cuci dengan air steril jika mendapati luka melepuh yang pecah dengan sendirinya. Lalu oleskan salep antibiotik dan tutup dengan perban kasa dan plester.

2. Luka bakar derajat kedua bersifat lebih serius dengan gejala-gejala berupa rasa sakit, bengkak, melepuh, dan terdapat noda putih atau merah pada kulit.

(Sumber: disini

3. Luka bakar derajat ketiga atau luka bakar mayor

(Sumber: disini

Adalah jenis luka yang paling serius karena merusak seluruh lapisan kulit dan lemak, bahkan bisa jadi hingga ke otot dan tulang. Penderita luka bakar jenis ini dapat mengalami keracunan karbon monoksida dan mungkin juga bahan lain, sesak napas, serta kulit yang terbakar hangus. Anda tak bisa menangani luka ini sendirian, Anda harus membawa penderitanya dengan membawa ke rumah sakit terdekat.

Sembari menanti datangnya pertolongan pertama, Sahabat bisa melakukan hal berikut untuk meredakan lukanya.

1. Amankan daerah sekitar dari potensi kebakaran dan kerugian yang lebih besar. Jauhkan korban dan sekelilingnya dari bahan yang mudah terbakar.
2. Bila pakaian yang digunakan oleh korban ada bagian yang ikut terbakar dan melekat di kulit, hindari untuk melepaskannya. Hal ini bisa membuat jaringan kulit ikut terangkat. Lepas saja bila memungkinkan untuk dilepaskan.
3. Hindari pula mengoleskan obat atau salep, juga es batu pada area yang terbakar. Jangan pula mencelupkan luka bakar di permukaan kulit yang panas ke dalam air dingin. Tindakan ini bisa mengakibatkan turunnya tekanan dan aliran darah secara drastis yang dapat memicu hipotermia.

Baca Juga: Lakukan 4 Aktivitas Ini Agar Kesehatan Tulang Tetap Terjaga

Ingat, luka bakar adalah luka yang cukup serius, Anda tak boleh gegabah dalam mengatasinya. Bila memang tidak tahu cara mengatasinya, segera hubungi dokter. Selain itu, pengetahuan untuk menggunakan alat pemadam kebakaran juga menjadi skill yang harus dipunyai oleh #SahabatJagoBangunan. Mintalah kepada supervisor atau mandor untuk mengadakan pelatihan pemadaman kebakaran secara berkala.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu pada artikel-artikel #PakJago yang lain

Editor: Damae Wardani