Masuk

Tips

Beranda / Tips
Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai 
Konstruksi Sipil | 30 Oct 2021

Daun pintu berbahan kayu menjadi pilihan sebagian besar orang karena harganya yang terjangkau dan bahan yang mudah dibentuk sesuai keinginan. Warna kayu yang alami juga cocok untuk rumah Sahabat Jago dengan konsep natural atau minimalis.

Tapi pintu kayu juga memiliki kekurangan, yaitu mudah memuai atau menyusut sehingga bentuknya menjadi melengkung. Jika pintu kayu melengkung, biasanya akan susah digerakkan atau seret karena bergesekan dengan lantai. Sahabat Jago ingin tahu apa penyebab pintu kayu memuai atau menyusut dan bagaimana cara tepat untuk mengatasi masalah ini? Berikut penjelasan dari Pak Jago. 

Penyebab Pintu Kayu Memuai atau Menyusut

Pintu kayu yang memuai atau menyusut sudah menjadi masalah umum yang sering terjadi. Memuai atau menyusutnya pintu kayu disebabkan adanya perubahan suhu atau cuaca seperti hujan dan panas.

Saat musim hujan, kandungan uap air di udara tinggi, sehingga pintu kayu menyerap uap air dan menyebabkan kandungan air di dalam kayu meningkat. Kondisi udara yang basah dan lembap membuat pintu kayu memuai atau mengembang kembali ke bentuk awal. Sebaliknya saat musim kemarau atau suhu tinggi, pintu kayu mengalami penyusutan karena kandungan air di dalamnya berkurang.

Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu Melengkung

Pintu kayu yang memuai atau menyusut tentu tidak Sahabat Jago harapkan. Selain karena susah digerakkan, suara yang timbul karena gesekan kayu dengan lantai juga cukup berisik. Ini tentu merepotkan saat malam hari karena bisa mengganggu penghuni lain yang sedang tidur. Untuk mengatasi masalah ini, Sahabat Jago bisa lakukan beberapa cara dari Pak Jago.

  1. Serut Bagian Bawah Pintu Kayu

Jika masih ingin mempertahankan pintu kayu yang lama, Sahabat Jago bisa mencopot lebih dulu pintu dari engselnya lalu menyerut bagian bawah pintu kayu yang mengganjal. Bagian bawah diserut secukupnya (1-2 mm) dengan serutan kayu atau dipotong dengan gergaji hingga tidak bersentuhan atau bergesekan lagi dengan lantai.

  1. Jangan Salah Pilih Kayu

Pemuaian dan penyusutan bisa dicegah dengan pemilihan kayu yang tepat. Jika Sahabat Jago ingin mengganti pintu rumah dengan pintu kayu yang baru, sebaiknya gunakan kayu yang solid, yaitu kayu yang diolah secara langsung dari jenis pohon kayu tersebut. Kayu solid lebih kuat, awet, tahan terhadap perubahan cuaca, serta tidak mudah keropos dibandingkan kayu lapis, sehingga risiko pintu yang melengkung bisa dikurangi. Jenis kayu yang bagus untuk pintu antara lain jati, mahoni, cendana, dan ulin. 

Kayu jati memiliki warna cokelat dengan pori-pori kecil sehingga teksturnya padat. Urat pada kayu berwarna cokelat gelap yang jarak satu dengan lainnya sedikit jarang.

Tekstur kayu mahoni lebih lunak daripada kayu jati sehingga cukup mudah dibentuk. Kayu mahoni berwarna merah atau merah muda dengan pori-pori kecil dan corak yang tidak terlalu terlihat.

Kayu cendana berwarna kuning kehitaman dan sedikit mengilap dengan tekstur dan serat kayu yang halus. Kayu ini memiliki ciri khas, yaitu mengeluarkan aroma yang wangi.

Pada umumnya, kayu ulin berwarna cokelat kemerahan hingga kekuningan. Teksturnya sedikit halus tapi keras dan memiliki bobot yang berat, sehingga kayu ini sering disebut dengan kayu besi.

 

  1. Pastikan Kayu Sudah Kering

Sebelum membeli kayu untuk membuat pintu atau membeli pintu jadi, pastikan kayu sudah benar-benar kering yang ditandai dengan tekstur atau pori-pori padat. Ini untuk menghindari kemungkinan memuai atau menyusutnya kayu saat terjadi perubahan cuaca. Sahabat Jago juga bisa menanyakan apakah pengeringan kayu menggunakan sinar matahari atau hasil dari oven.

 Jika pengeringan dilakukan dengan oven, kandungan air yang tersisa di dalam pintu kayu sangat sedikit sehingga risiko pemuaian atau penyusutan akan kecil dan pintu bisa segera dipasang. Tapi jika pengeringan menggunakan sinar matahari, ada kemungkinan pintu kayu belum benar-benar kering. Sebelum dipasang, sebaiknya Sahabat Jago menjemur pintu tersebut lebih dulu.

  1. Jemur Pintu Kayu Lebih Dulu

Jika terbuat dari kayu yang dikeringkan dengan menggunakan sinar matahari, jemur pintu lebih dulu sebelum dipasang. Penjemuran dilakukan selama 1-2 hari untuk memastikan pintu kayu yang dibeli sudah benar-benar kering dan aman dari risiko melengkung saat dipasang ke kusen.

  1. Lapisi Pintu Kayu dengan Cat

Setelah pintu kayu benar-benar kering, Sahabat Jago bisa melapisi pintu tersebut dengan cat berbahan dasar minyak. Pengecatan dilakukan untuk melindungi dari air yang bisa terserap pintu kayu. Selain itu, pengecatan juga bisa melindungi pintu kayu dari serangan rayap.

Demikian cara mengatasi pintu kayu yang memuai dari Pak Jago. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.

Sumber: Frequently Asked Questions (pertanyaan yang sering diajukan) Facebook Jago Bangunan