Masuk

Tips

Beranda / Tips
Buat Bangunan Lebih Ramah Lingkungan dengan Cara Berikut
Konstruksi Sipil | 11 Sep 2021

Pernahkah Sahabat Jago merasa bahwa bencana alam seperti kebakaran hutan, banjir, kekeringan, dan angin topan akhir-akhir ini menjadi lebih sering terjadi dan lebih besar dari biasanya? Salah satu penyebabnya adalah perubahan iklim yang terjadi di bumi. Banyak hal yang membuat iklim di bumi lebih cepat berubah, seperti polusi udara, pencemaran air, dan pemborosan air. Perubahan ini terjadi secara alami, namun saat ini aktivitas kita ikut mempercepat proses tersebut, baik disadari atau tidak. 

Saat kita membuat suatu bangunan, misalnya, polusi udara mau tidak mau akan terjadi dari kendaraan yang mengangkut pasir dari tempat jauh atau penggunaan bahan bangunan yang mencemari lingkungan. Pepohonan yang ditebang untuk membersihkan area bangunan juga membuat suhu udara semakin panas. Walau begitu, bukan berarti membuat bangunan itu tidak bisa ramah lingkungan lho, Sahabat Jago. Pak Jago akan jelaskan lebih lanjut dalam artikel ini.

Konsep Bangunan Hijau (Green Building)

 

Bangunan hijau (green building) adalah istilah bagi suatu konsep bangunan yang ramah lingkungan. Hal ini mengacu pada perencanaan bangunan untuk membuat kehidupan lebih baik (baik manusia dan lingkungan) dan berguna untuk generasi berikutnya. Konsep tersebut mencoba melakukan efisiensi pada empat faktor utama: desain struktur bangunan, energi, air, dan material.

Dengan menerapkan konsep bangunan hijau, kita ikut berperan memperlambat perubahan iklim yang sedang terjadi. Bukan hanya itu, kita dapat lebih menghemat energi yang dikeluarkan (seperti listrik dan air), sehingga biaya juga bisa ditekan. Bangunan yang kita tempati juga berpotensi menyimpan nilai jual yang tinggi, karena biaya pemeliharaan yang lebih rendah. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan bila Sahabat Jago ingin mewujudkan bangunan.

Pilih Material yang Ramah Lingkungan

Sahabat Jago dapat memanfaatkan bahan bangunan yang mudah didapatkan di sekitaran. Misalnya untuk jenis batu-batuan, yang dapat kita temukan dengan mudah, atau batu bata yang didapat dekat dengan lokasi pembangunan. Jarak sumber material yang dekat dengan lokasi pembangunan memudahkan kita untuk mengurangi polusi udara yang kita hasilkan dari mengangkut material tersebut.

Selain itu, sebaiknya Sahabat Jago memakai material yang sesuai kebutuhan, artinya tidak lebih dan tidak juga kurang. Semakin banyak material yang dipakai, maka dampak untuk lingkungannya juga besar, terlebih lagi bila terlalu berlebihan. Penggunaan material yang berlebihan juga akan semakin memberatkan anggaran, pengeluaran energi dalam bangunan, dan sebagainya.

Untuk menjamin material yang digunakan lebih ramah lingkungan, Sahabat Jago juga dapat memilih material yang lebih ramah lingkungan. Contohnya batu bata atau kayu hasil daur ulang.

Hemat Energi Semaksimal Mungkin

Menghemat energi juga merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan. Bangunan yang ramah lingkungan tentunya juga menggunakan sumber-sumber energi yang ramah lingkungan dan memaksimalkan energi alami. Penghematan energi juga bisa dilakukan dengan memasang panel surya, memaksimalkan cahaya matahari ke dalam bangunan, dan lain-lain.

Kelola Sistem Pengairan

Air bersih merupakan salah satu unsur yang sangat diperlukan oleh manusia, dan dibutuhkan sepanjang masa. Namun, kita dihadapkan pada persoalan pasokan air bersih yang tampaknya semakin berkurang akibat pencemaran. Oleh karenanya, dalam bangunan yang ramah lingkungan kita perlu memastikan sumber air bersih tetap terjaga dan dapat terus digunakan.

Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah memastikan efisiensi air bersih, termasuk cara mendapatkan air dan pengelolaannya. Air bersih dari dalam tanah yang disedot secara berlebihan dapat berdampak pada penurunan muka air tanah. Maka, beberapa cara lain dilakukan seperti mengumpulkan air hujan. Sahabat Jago bisa memanfaatkan air hujan lewat beberapa cara seperti membuat tandon penadah hujan dan lubang biopori di pekarangan.

 

Demikian tips memastikan bangunan menjadi lebih ramah lingkungan. Ikuti terus informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa berkonsultasi dengan Pak Jago lewat dua situs tersebut bila ada kendala yang perlu diselesaikan.

 

(Sumber: 1)