Masuk

Tips

Beranda / Tips
Begini Cara Tepat Memasang Kusen Kayu “Berminyak” dan Sulit Menempel pada Semen
Konstruksi Sipil | 12 Feb 2019

Oleh: Hildatun Najah

Sahabat Jago Bangunan, pintu dan jendela menjadi salah satu unsur penting dalam rumah. Selain akses keluar masuk manusia dan udara, pintu dan jendela juga menjadi sarana untuk menjaga keamanan dan melindungi privasi penghuni rumah. Keberadaan pintu dan jendela juga dapat mempercantik arsitektur rumah dengan berbagai model maupun motifnya.

Namun bagaimana jika kusen pintu dan jendela sulit dipasang karena kayunya “berminyak” dan sulit menempel pada semen? Berikut penjelasannya.

Sumber gambar: di sini.

Baca Juga: Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik

Jenis kayu yang mengandung unsur minyak berpotensi lebih awet dibanding kayu biasa yang tidak memiliki kandungan minyak. Misalnya kayu ulin, kayu jati dan kayu pinus. Hal ini karena, kayu-kayu dengan kandungan minyak ini memiliki ketahanan lebih tinggi saat berada di tempat yang lembab. Sayangnya, minyak dalam kayu-kayu ini sulit menempel pada semen. Membuat pemasangan kusen kayu dengan jenis ini menjadi lebih sulit.

Tapi Sahabat Jago Bangunan tidak perlu khawatir. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan kolom praktis. Kolom praktis merupakan struktur kolom yang berfungsi sebagai penyangga utama dari beban material di atasnya sekaligus menjaga kondisi dinding agar tetap stabil. Untuk kekuatan penuh, pemasangan kusen dapat ditambah kolom praktis berukuran beugel 8 cm x 8 cm. Dengan begitu, kusen dapat menahan getaran pintu dan jendela dengan lebih kuat.

Sumber gambar: di sini.

Baca Juga: Begini Tahapan Membangun Rumah Setengah Jadi, Solusi Miliki Rumah Tanpa KPR

Untuk memperkuat kusen pada dinding semen, selanjutnya ditambahkan dengan memasang angkur di bagian sisi-sisinya. Pemasangan angkur dibuat lebih banyak dengan masing-masing sisi kanan 4 buah dan sisi kiri 4 buah angkur. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibanding pemasangan biasa. Hal ini dilakukan untuk mengatasi tekstur kayu yang cenderung lebih licin dibanding jenis kayu lainnya.

Angkur sendiri merupakan salah satu jenis paku yang berfungsi untuk menyatukan struktur bagian atas dan bawah, ataupun struktur bagian sisi-sisi. Angkur berbentuk menyerupai paku. Akan tetapi, bagian ujung angkur memiliki lengkungan seperti membentuk huruf L. Angkur yang dipasang pada kusen berfungsi untuk mengeratkan kusen pada tembok agar tidak bergerak ke samping, depan, maupun belakang.

Sumber gambar: di sini.

Demikian penjelasan terkait pemasangan kayu yang mengandung minyak pada semen. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.

Baca Juga: Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani