Masuk

Tips

Beranda / Tips
Begini Cara Membuat Kesan Lapang dengan Efek Pantulan Cermin
Konstruksi Sipil | 22 Sep 2017

Oleh: Dwi Klarasari

Cermin termasuk material yang sangat populer. Berbeda dengan kaca yang meneruskan sebagian besar cahaya, cermin memantulkan hampir keseluruhan cahaya yang diterima. Dengan demikian cermin nyaris sempurna memantulkan bayangan benda. Berbagai jenis cermin (datar, cekung dan cembung) memiliki banyak kegunaan.

Dalam arsitektur, pada awalnya, cermin sekadar dibingkai dan digunakan sebagai cermin rias ataupun cermin hias. Cermin rias kemudian dikombinasikan dengan desain perabot, seperti lemari pakaian (wardrobe) dan meja rias.   

Dengan berkembangnya eksplorasi desain serta didukung oleh kemajuan teknologi, pemanfaatan cermin dalam desain arsitektur maupun interior jauh lebih beragam. Dalam arsitektur, material cermin juga diaplikasikan sebagai pelapis elemen dinding, lantai, plafon, dan sebagainya.

(Sumber: Majalah Rumahku)

Boleh jadi banyak klien #SahabatJagoBangunan yang suka mengaplikasikan material cermin. #PakJago mencatat bahwa salah satu alasan pengaplikasian material cermin pada bangunan dan interior ialah kesan lega yang dihasilkannya. Lega dalam konteks ini artinya lapang atau terasa lebih luas dari besaran sebenarnya.

Ini terjadi karena cahaya alami ataupun dari lampu yang dipantulkan dan disebarkan berpotensi membuat ruang lebih terang. Suasana terang ditambah efek pantulan objek membuat ruangan terasa lega atau terkesan lebih lapang.

Efek ini sangat terasa terutama bila cermin diaplikasikan pada ruangan sempit. Semakin lebar cermin yang diaplikasikan, ruangan akan terasa semakin lapang. Demikian pula bila semakin banyak sisi ruang yang dilapisi bidang cermin.

Pernahkan #SahabatJagoBangunan mengerjakan aplikasi material cermin pada berbagai elemen bangunan? Pada bagian eksterior ataukah interior? Menurut #PakJago, material cermin dapat diaplikasikan pada berbagai bagian bangunan, baik eksterior maupun interior, terutama pada ruang-ruang terbatas. Berikut beberapa di antaranya: 

  • Cermin sebagai kulit bangunan

(Sumber: disini)

Cermin dapat diaplikasikan pada sebagian atau seluruh dinding eksterior. Efek pantulannya membuat tampilan bangunan lebih unik dan menarik. Sementara bagi lingkungan sekitarnya, efek pantulan cermin membuat ruang luar terasa lega atau terkesan lebih lapang. Karena dinding eksterior berbahan cermin juga memantulkan lansekap dan langit.   

  • Cermin pada area taman atau halaman

(Sumber: disini)

Pada area luar, selain pada dinding, material cermin dapat diaplikasikan pada beberapa spot taman atau halaman. Aplikasikan material cermin pada pagar; atau sandarkan cermin dalam bingkai besar pada dinding taman. Cermin tersebut akan memantulkan pemandangan lansekap atau langit, sehingga taman atau halaman yang sempit terkesan luas dan terasa lega.

  • Cermin pada elemen ruang dalam

(Sumber: Majalah Rumahku)

Efek pantulan yang memberi kesan lapang bisa didapat dengan mengaplikasikan cermin sebagai pelapis elemen ruang dalam. Cermin datar dapat digunakan untuk melapisi permukaan lantai, dinding atau plafon sesuai dengan kebutuhan. Jika tidak, bisa juga hanya dengan mendirikan atau menggantung cermin lebar dalam bingkai pada sisi-sisi ruang tertentu.

Peletakan cermin menghadap bukaan/jendela akan lebih efektif menangkap serta menyebarkan cahaya alami dan memberikan efek optimal. Cermin yang dipasang pada dinding yang saling berhadapan akan membuat luas ruang terasa tidak terbatas, karena adanya efek pantulan bolak-balik atau terus-menerus. Penerapan cermin demikian bisa dilakukan di ruang mana pun.  

  • Cermin pada perabot

(Sumber: Majalah Rumahku)

Kombinasi cermin pada perabot kayu, logam atau material lain relatif sudah umum. Selain fungsional, material ini juga memberi efek pantul yang membuat furnitur tampil lebih artistik dan menarik. Perabot yang dilengkapi cermin dapat diletakkan pada ruang sempit untuk memberi kesan lapang.

Pada hunian terbatas, lemari atau kabinet dengan pintu-pintu berlapis cermin memberi kesan lega pada ruangan. Perabot bercermin juga dapat diterapkan pada area walk in closet, kamar mandi atau dapur. Cermin juga dapat diaplikasikan pada kepala ranjang (headboard) dan meja bar.

  • Cermin dekoratif

(Sumber: disini)

Cermin dekoratif banyak ragamnya. Seperti cermin hias berbingkai kayu atau logam dengan beragam motif dan ornamen, bentuk dan ukuran. Cermin ini bisa dipasang di area mana pun, seperti foyer, ruang tamu, ruang duduk, kamar tidur dan sebagainya. Cermin dekoratif bisa juga dijumpai pada lampu gantung, lampu duduk, dan lampion. 

Selain kesan lapang, aplikasi cermin juga membuat ruang terkesan anggun, elegan dan mewah. Cermin dalam berbagai rancangan dan kombinasi material juga menambah nilai estetis atau keindahan. Jadi, apakah Anda tertarik untuk memasang aneka cermin itu di rumah Anda?

Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu di artikel-artikel #PakJago yang lain.

Editor: Damae Wardani