Masuk

Tips

Beranda / Tips
Bata Merah atau Bata Hebel, Mana yang Lebih Bagus?
Konstruksi Sipil | 23 Oct 2021

Sebagai salah satu bagian dengan permukaan terluas, dinding memiliki peran yang sangat penting bagi sebuah rumah. Saat ini, ada 2 bahan baku atau material yang menjadi favorit masyarakat untuk pembuatan dinding, yaitu bata merah dan bata hebel. Tentu saja, masing-masing bata memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing.

Jika Sahabat Jago akan membangun rumah dan bingung memilih bata merah atau bata hebel, simak dulu penjelasan Pak Jago berikut ini.

Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

Bata merah terbuat dari tanah yang mengandung tanah liat, dicetak, lalu dikeringkan. Setelah kering, bata merah dibakar dengan suhu tinggi hingga mengeras. Pembakaran menggunakan kayu bakar atau sekam padi.

    1. Ukuran Kecil dan Bobot Lebih Berat

Ukuran bata merah lebih kecil daripada bata hebel, sehingga lebih mudah dibawa dalam muatan banyak. Ini akan memudahkan pengangkutan bata merah ke area pembangunan, terutama jika jalanan atau area yang dilewati cukup kecil.

Ukuran yang kecil juga memudahkan Sahabat Jago untuk membuat bidang rumah atau bangunan yang kecil. Sebaliknya, ukuran ini membuat proses pemasangan bata merah menjadi lebih lama. Bobotnya yang lebih berat daripada bata hebel juga bisa membebani struktur yang penopangnya kurang kuat.

    2. Harga Lebih Terjangkau

Hingga sekarang, bata merah masih menjadi favorit masyarakat untuk membangun rumah. Kemudahan menemukan penjual bata merah dan harganya yang lebih terjangkau, menjadi alasan permintaan bata merah di pasaran masih sangat tinggi.

    3. Proses Pemasangan Mudah

Dalam pemasangannya, bata merah tidak memerlukan perekat khusus. Proses pemasangannya juga lebih mudah daripada bata hebel karena tidak perlu keahlian khusus dari tukang bangunan. Tapi terkadang, ukuran bata merah tidak selalu sama karena pembuatan yang biasanya masih tradisional. Ini menjadi kesulitan tersendiri untuk menyusunnya dengan rapi.

    4. Tahan Api dan Menyerap Kelembapan

Bahan tanah liat membuat bata merah tahan terhadap panas api. Sifatnya yang mudah menyerap kandungan air di udara, membuat ruangan berdinding bata merah terasa sejuk ketika udara panas atau kering.

 

Kelebihan dan Kekurangan Bata Hebel

Bata hebel, atau disebut juga bata ringan, dibuat dengan menggunakan bahan berupa semen, pasir kwarsa, air, kapur, gypsum, dan pasta alumunium sebagai pengembang (pengisi udara).

    1. Ukuran Lebih Besar dan Bobot Ringan

Bata hebel memiliki ukuran yang lebih besar daripada bata merah. Tapi walau begitu, beban strukturnya lebih kecil atau ringan. Bata hebel juga cenderung lebih kuat menahan tekanan tinggi dan goncangan.

    2. Harga Lebih Mahal

Harganya yang lebih mahal daripada bata merah membuat permintaan masih rendah. Tapi jika Sahabat Jago memiliki anggaran yang cukup dan ingin membangun rumah dengan tampilan modern serta elegan, bata hebel adalah pilihan yang tepat.

   3. Proses Pemasangan Lebih Cepat

Bentuk dan ukuran bata hebel yang seragam membuat pemasangannya menjadi lebih rapi. Proses pemasangannya juga lebih cepat daripada bata merah karena ukurannya yang lebih besar. Tapi diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya agar dinding tampak rapi, serta perekat khusus berupa semen instan.

Untuk memasang bata hebel, Sahabat Jago bisa menggunakan semen instan Mortar Indonesia, produk dari SIG yang memiliki daya rekat terkuat, hasil aplikasi lebih maksimal, dan lebih cepat kering.

    4. Kedap Air dan Suara

Bata hebel memiliki struktur yang kedap air dan suara, sehingga bisa mengurangi risiko terjadinya rembesan air atau masuknya suara bising ke dalam rumah.

Harga bata merah memang lebih terjangkau daripada bata hebel. Tapi manakah yang lebih hemat, bisa dilihat dari kegunaan pemasangannya. Misalnya, bata hebel lebih sedikit menggunakan semen, tapi pemasangannya lebih cepat dan rapi. Sahabat Jago bisa menghitung dulu luas rumah yang akan dibangun, lalu membandingkannya dengan harga satuan masing-masing bata.

Demikian penjelasan dari Pak Jago tentang kelebihan serta kekurangan bata merah dan bata hebel. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.