Masuk

Tips

Beranda / Tips
Bahaya Kecelakaan Kerja Konstruksi Tinggi, Begini Penerapan K3 Untuk Mencegahnya
Konstruksi Sipil | 26 Dec 2017

Oleh: Hildatun Najah

Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja atau K3 merupakan salah satu aspek yang harus diketahui para pekerja, terlebih pekerja konstruksi yang memiliki resiko kerja tinggi. Meski begitu, K3 tidak hanya harus diketahui oleh pekerja saja, melainkan keluarga, konsumen dan orang lain yang berhubungan dengan kondisi lingkungan kerja.

Lokasi kerja yang berbahaya seperti konstruksi, pertambangan, manufaktur, hingga pertanian memerlukan upaya khusus agar keselamatan pekerjanya bisa terjaga. Setiap tenaga kerja memiliki hak mendapatkan perlindungan atas keselamatannya saat melakukan pekerjaan. Jadi, dalam artikel kali ini #PakJago akan mengulas tentang K3 terutama dalam bidang konstruksi.

Norma, Manfaat, dan Tujuan K3

(Sumber: disini)

#SahabatJagoBangunan, terdapat tiga norma yang harus dipahami dalam K3. Ialah aturan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesahatan kerja. Kedua, aturan diterapkan untuk melindungi tenaga kerja. Terakhir, resiko kecelakaan dan penyakit yang mungkin terjadi akibat kerja.

Baca Juga: Benda Asing Mengenai Mata Anda? Lakukan 6 Cara Aman Ini Untuk Mengeluarkannya

K3 diperlukan untuk memelihara kesehatan dan lingkungan tenaga kerja. Selain itu juga untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan terbebas dari resiko kecelakaan kerja. Tak hanya itu, K3 juga bertujuan untuk menghindari terjadinya kerugian korban, serta melakukan tindakan pengendalian kecelakaan yang mungkin terjadi di lokasi kerja.

Jika K3 diterapkan dengan benar, lingkungan kerja menjadi sehat dan jauh dari pencemaran bagi masyarakat sekitar. Kontraktor juga dapat melakukan antisipasi dan perencanaan penanggulangan apa bila terjadi kecelakaan kerja. Dengan begitu, keselamatan tenaga kerja dapat terlindungi dan kinerja bisa lebih produktif.

Bahaya Kecelakaan Kerja

(Sumber: disini)

Terdapat dua jenis bahaya yang banyak terjadi dalam dunia kerja. Bahaya mekanik atau permesinan yang banyak terjadi dalam industri manufaktur, pertambangan, konstruksi dan pertanian. Keberadaan mesin besar yang melibatkan kecepatan tinggi, ujung yang tajam hingga permukaan yang panas berpotensi melukai pekerja jika keamanannya tidak dijaga.

Keadaan fisik tempat kerja yang tidak memadai juga dapat menimbulkan bahaya kerja. Aspek fisik tempat kerja seperti ventilasi, pintu masuk, hingga saluran air dapat membahayakan keselamatan pekerja. Tangka kebisinga, suhu udara, dan aliran listrik juga menjadi hal yang patut diwaspadai oleh tenaga kerja.

Itulah mengapa peralatan perlindungan keselamatan harus digunakan selama bekerja untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja. Misalnya saja menggunakan helm keselamatan, penutup telinga, masker, ataupun kacamata.

K3 dalam Konstruksi

(Sumber: disini)

Tahukah, Sahabat, K3 dalam proyek konstruksi terdiri dari 3 bagian. Yakni keamanan mesin, kemanan lokasi, dan keamanan perorangan. Selain bahaya mekanik dan fisik, manusia juga menjadi salah stu faktor yang dapat mengakibatkan kecelakaan konstruksi. Karenanya, kondisi kesehatan tenaga kerja, pelatihan serta pengawasan sangat penting dilakukan.

Penerapkan K3 dalam proyek konstruksi dapat dilakukan dengan beberapa hal. Pertama, mengidentifikasi permasalahan yang mungkin dapat terjadi di lingkungan kerja. Kemudian melakukan evaluasi potensi bahaya sekaligus menentukan langkah agar dapat terhindar dari bahaya tersebut. Dengan kata lain melakukan pencegahan dan pengendalian kecelakaan.

Baca Juga: Hindari Cedera, Begini Cara yang Tepat untuk Menggunakan Mesin Bor

Selanjutnya, implemantasikan program yang telah dibuat dalam kegiatan kerja. Menerapkan prinsip yang dapat meghindarkan pekerja dari kecelakaan. Terakhir, dengan  pengawasan kinerja tenaga kerja, serta pelaksaan prinsip K3 yang telah disusun.

Mengetahui resiko pekerjaan adalah salah satu hal yang harus disadari oleh setiap pekerja. Dengan begitu, resiko kecelakaan kerja karena factor manusia dapat menurun. Keselamatan kerja juga harus senatiasa dijaga oleh semua pihak. Jadi, jangan lupa utamakan keselamatan ya #SahabatJagoBangunan.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu pada artikel-artikel #PakJago yang lain.

Editor: Damae Wardani