Masuk

Tips

Beranda / Tips
Bagaimana Cara Memasang Keramik di Atas Dak Agar Tidak Mudah Meledak dan Bocor?
Konstruksi Sipil | 09 Oct 2017

Oleh: Amin Zainulloh (Ahli Konstruksi Jago Bangunan)

Halo, #PakJago

Untuk pemasangan keramik di atas dak, jika pakai semen dan pasir biasanya tidak lengket meski keramiknya sudah diolesi pasta semen. Pengalaman lain saat memasang keramik, dialasi pasir terlebih dahulu, baru diberi campuran semen. Hasilnya, 4 tahun kemudian pasangan keramik tersebut masih awet. Pertanyannya, apakah cara tersebut sudah benar? Atau ada cara lain yang lebih benar?

Sugeng, Jawa Timur

Jawaban

Terima kasih telah berkonsultasi dengan kami, Pak Sugeng, sehingga kami bisa berbagi pengalaman untuk saling meningkatkan pengetahuan dalam bidang konstruksi.

(Sumber: disini)

Terkait pertanyaan Bapak, pemakaian pasir sebagai dasaran untuk pemasangan keramik di atas dak memang berguna untuk meredam getaran, sehingga pasangan keramik tidak mudak meledak. Selain itu, jika pasangan keramik menyusut, maka bisa menyusut secara leluasa karena di bawahnya ada pasir yang tidak ikut melekat pada dak.

Namun, cara ini memiliki kelemahan. Bila ada pipa yang bocor, maka air akan menyebar ke mana-mana, sehingga sulit untuk mendeteksi pusat kebocoran. Kelemahan lainnya, bila usia pembangunan sudah lama, di bagian bawah dak akan timbul flek-flek hitam, bahkan bisa merembes.

Sayangnya, jika pasangan keramik tidak dilapisi pasir, yang sering terjadi keramik bisa meledak. Kondisi ini terjadi karena waktu memasang, dak dasar pasangan tidak bersih dari debu maupun bekas spesi, sehingga tidak bisa melekatkan pasangan keramik.

(Sumber: disini)

Dari kedua kasus tersebut, pemasangan keramik di atas dak bisa dilakukan dengan cara berikut ini:

1. Pastikan dak beton kedap terhadap air, dengan cara melapisi waterproffing.

2. Lapisi dak beton dengan pasir setebal 5 cm.

3. Rendam keramik sebelum dipasang, agar memiliki daya rekat yang cukup.

4. Spesi campuran 1 PC : 3 Pasir, dengan catatan adukan tidak boleh encer karena akan menyebabkan spesi keropos.

5. Beri pasta semen pada bagian bawah keramik, ratakan dan tekan sampai padat sampai bentuk pola terpenuhi rata semua.

6. Pasang keramik satu per satu dan ketok dengan palu karet sampai pasangan benar-benar padat.

7. Periksa pasangan keramik, apabila ada yang kosong bawahnya segera diperbaiki.

(Sumber: dok. Edutrain Semen Gresik, Blora 2013)

8. Setelah pasangan keramik benar, padat dan tidak ada yang kosong di bawahnya, cor nat dengan semen atau semen grouting setelah pasangan keramik berumur 2-3 hari.

9. Amankan area agar tidak terinjak-injak sampai pasangan benar-benar kuat. 

Demikian jawaban yang bisa kami berikan. Semoga bisa menjadi solusi dan ada pembelajaran diantara kita  guna meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan dalam bidang konstruksi. Kami nantikan konsultasi Anda berikutnya.

Terima kasih.

#SahabatJagoBangunan juga bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan dengan berkonsultasi melalui website maupun call center (bebas pulsa) di nomor 0800-188-5656. Ada souvenir menarik dari Semen Gresik untuk dua penanya terbaik setiap bulan. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.

Editor: Damae Wardani