Masuk

Tips

Beranda / Tips
Antisipasi Musim Hujan, Ini 3 Penyebab Kebocoran Rumah yang Jarang Diketahui #TanyaPakJago
Konstruksi Sipil | 01 Sep 2018

Oleh: Amin Zainullah

Sahabat Jago Bangunan, musim hujan diprediksi akan segera tiba, bahkan sebagian wilayah Anda ada yang sudah mendapat guyuran hujan. Masalah klasik yang selalu dikeluhkan saat huja tiba adalah kebocoran atap rumah. Berkali-kali diperbaiki, berkali-kali juga bocor lagi. Lalu, sebenarnya apa saja yang menjadi penyebab kebocoran atap rumah?

Itulah yang ditanyakan oleh salah satu Sahabat Jago Bangunan dalam konsultasi konstruksi. Untuk bisa mengatasi kebocoran hingga tuntas dan menghindari masalah yang berulang, terlebih dulu Sahabat harus mencari tahu sumber atau penyebab kebocorannya, agar perbaikan yang dilakukan pun bukan sekadar menutup lubang atap yang bocor. Berikut ini Pak Jago akan menjelaskan 3 sumber atau penyebab kebocoran rumah yang jarang diketahui dalam edisi #TanyaPakJago.

Baca Juga: Apa Kelebihan dan Kekurangan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)? #TanyaPakJago

Tiga penyebab kebocoran rumah yang dimaksud ialah ditinjau dari material atap yang digunakan. Berikut penjelasannya:

 Peluangproperti.com

- Jika atap terbuat dari genteng

Akibat kurang miring (terlalu landai), jarak reng penumpu genteng yang tidak pas, terlalu jauh atau terlalu dekat, pemasangan genteng tidak pas, kualitas genteng rendah (poros, mudah merembes), ada genteng yang pecah, ada genteng yang terlepas karena angin, tersentuh burung, atau pun layang-layang.

Sp.beritasatu.com

- Jika atap terbuat dari seng gelombang

Akibat seng berkarat dan berlubang, tumpukan pada sambungan terlalu pendek, ada kotoran yang menghambat jalannya air sehingga masuk celah-celah sambungan. Bisa juga karena seng tersingkap terkena angin kencang dan memberi celah air untuk masuk.

Baca Juga: Menyatukan Dua Fungsi, Begini Desain Modern Minimalis 2 Lantai untuk Toko dan Indekos Ukuran 7m x 10m #TanyaPakJago

Tribunnews.com

- Jika atap terbuat dari dak beton

Ketebalan beton kurang ideal (minimal 12 cm), campuran beton tidak merata sehingga keropos, kerikil berkumpul sehingga lubangnya mudah tembus air, ada genangan air karena permukaan kurang miring, ada pipa/T doos yang ditanam tapi tidak rapat, sehingga air bisa masuk lewat celah-celahnya. Bisa juga karena ada beton retak yang tidak segera diperbaiki.

Baca Juga: Bertekad Membangun Desa Bersama Tukang Bangunan, Ini yang Didapat Seorang Mantan Kuli Hari Itu Juga

Itu dia 3 penyebab kebocoran berdasarkan material atap yang digunakan. Nah, material atap pada bangunan milik Sahabat terbuat dari apa? Silakan dicek apakah ada penyebab pada daftar tersebut yang sesuai dengan masalah kebocoran atap bangunan Anda. Jika tidak ada, jangan khawatir, Sahabat bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan Pak Jago dan kami akan selalu siap membantu Anda. 

Semoga informasi ini bisa menambah wawasan Sahabat, dan sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.

=====

Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpagae Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.

=====

 

Editor: Damae Wardani