Masuk

Tips

Beranda / Tips
Agar Tak Menimbulkan Bahaya, Jangan Santap Makanan Ini Saat Mengkonsumsi Obat
Kesehatan | 20 Dec 2017

Oleh: Dhafintya Noorca

Sahabat Jago Bangunan, saat sakit atau sedang tak enak badan, kita akan langsung mencari obat untuk meredakan sakitnya sementara. Tapi tahukah Anda, ada beberapa minuman atau makanan yang tidak boleh dikonsumsi berbarengan dengan obat. Ini karena interaksi kimia antara obat dan makanan tersebut dapat membuat obat jadi tak ampuh lagi. Bahkan dapat memicu efek samping berbahaya yang malah berbalik menjadi senjata makan tuan bagi kesehatan.

Anda sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi obat dalam waktu yang bersamaan dengan makanan berikut:

1. Grapefruit


(Sumber: disini

Grapefruit adalah buah jeruk besar berkulit oranye dengan daging merah keunguan, yang memiliki rasa asam-kecut sedikit manis tapi juga agak pahit. Agar obat bisa bekerja efektif, zatnya harus bisa beredar dengan lancar dalam aliran darah. Grapefruit mengandung furanocoumarin, yang menghalangi enzim ini.

Baca Juga: Benda Asing Mengenai Mata Anda? Lakukan 6 Cara Aman Ini Untuk Mengeluarkannya

Akibatnya zat obat mungkin terserap terlalu banyak atau malah hanya sangat sedikit ke dalam aliran darah Anda. Obat mungkin mengendap di tubuh Anda terlalu cepat atau terlalu lama. Obat yang dipecah terlalu cepat tidak akan sempat bekerja. Di sisi lain, obat yang tinggal terlalu lama di dalam tubuh dapat berubah menjadi racun yang menyebabkan komplikasi berbahaya.

2. Sayuran berdaun hijau gelap

(Sumber: disini

Sayuran berdaun gelap, banyak jenisnya seperti daun pepaya, bayam, dan brokoli. Kandungannya tak diragukan lagi bagi kesehatan dan kebugaran. Tapi faktanya, sayuran berdaun hijau gelap ini mengandung banyak vitamin K. Vitamin K bisa menyebabkan gangguan dengan obat pengencer darah. Sayuran berdaun hijau gelap dan obat punya daya kerja yang berlawanan. Obat pengencer bekerja untuk mengencerkan darah dari penggumpalan, sedangkan vitamin K menyebabkan darah mengental.

3. Produk olahan susu atau suplemen kalsium

(Sumber: disini

Produk olahan susu seperti keju, yoghurt dan susu akan menghambat penyerapan obat antiobiotik dan suplemen zat besi. Jadi hindari mengonsumsinya bersama-sama. Kandungan kalsium dalam produk olahan susu sebenarnya adalah senyawa yang menyehatkan. Namun hati-hati konsumsi kalsium yang berlebih akan menyebabkan penyakit. Obat Antasida sendiri sudah kaya akan kalsium, sehingga bila dikonsumsi bersamaan dengan produk olahan susu akan menyebabkan kelebihan kalsium dalam tubuh.

4. Alkohol


(Sumber: disini

Saat mengonsumsi obat, pada label peringatan tentu Anda pernah membaca larangan agar tidak dikonsumsi bersamaan dengan alkohol. Bila anjuran ini dilanggar, minuman keras akan memberi tekanan pada organ tubuh yaitu hati. Hindari mengonsumsi alkohol bila tak mau terkena resiko kerusakan hati.

5. Pisang

(Sumber: disini

Pisang memang dikenal sebagai sumber nutrisi yang baik. Pisang mengandung kalium tinggi yang mampu menurunkan risiko kanker, stroke, dan penyakit jantung. Sayangnya, terlalu banyak makan makanan berkalium membuat pasien pengonsumsi ACE inhibitor (untuk hipertensi dan gagal jantung) memperburuk kondisi jantungnya. Tyramine pada pisang juga menganggu fungsi obat antidepresan yang sebenarnya berusaha meredakan stres pada pasien.

Baca Juga: Lakukan 4 Aktivitas Ini Agar Kesehatan Tulang Tetap Terjaga

6. Buah-buahan

(Sumber: disini

Ada beberapa buah-buahan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi sebelum minum obat. Anggur misalnya, kandungan dalam anggur akan menghancurkan fungsi obat dalam usus sehingga tidak akan terserap dalam aliran darah. Selain itu, unsur kalium dalam buah semangka memang berguna bagi penderita hipertensi tetapi Sahabat harus menghindari mengonsumsi buah semangka bersama dengan obat untuk gagal jantung dan hipertensi.

Bagaimana, Sahabat? Mulai sekarang jangan mengonsumsi makanan diatas sebelum minum obat ya!

#SahabatJagoBangunan juga bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dan berdiskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.

Editor: Damae Wardani