Masuk

Tips

Beranda / Tips
Aduh, Rumah Bocor Lagi dan Lagi? Hentikan Langsung dari Sumbernya dengan Cara Ini
Konstruksi Sipil | 29 Jul 2017

Oleh: Setyo Bekti

#SahabatJagoBangunan, saat musim hujan tiba, masalah yang paling sering terjadi pada rumah hunian ialah atap bocor. Sudah dilakukan perbaikan oleh tukang, tidak bertahan lama bocor lagi, ganti tukang melakukan perbaikan dan tidak lama bocor lagi. Sudah berkali-kali dibenahi, keluar banyak budget, hasilnya sia-sia dan ternyata sumber kebocoran belum teratasi.

Atap bocor tentu akan mengganggu aktivitas para penghuni rumah, memberikan kesan yang kurang nyaman dan juga berbahaya. Sayangnya, dalam jangka waktu lama, air bisa merusak material rumah seperti kayu dan mengakibatkan karatan pada material logam, belum lagi bila air mengenai instalasi listrik.

Meletakkan wadah atau ember untuk menampung air yang jatuh dari atap hanya bersifat sementara, bukan untuk mengatasi permasalahan, hanya untuk mengurangi resiko akibat bocor saja.

Lalu, bagaimana mengatasi atap yang bocor agar tidak bocor lagi? Identifikasi masalah bocor yang sebenarnya, seperti halnya seorang dokter melakukan diagnosa sebelum memberikan obat kepada pasien. Dengan mengetahui penyebabnya maka solusi untuk mengatasi kebocoran juga akan tepat.

Sumber kebocoran bisa muncul dari hal berikut:

- Atap yang terkena endapan kotoran pasir. Keretakan genteng atau penutup atap lainnya

- Sampah atau kotoran pada talang atap. Posisi genteng yang bergeser atau lepas

- Celah antar genteng atau penutup atap terlalu lebar. Sambungan drainase talang atap

- Perubahan kondisi konstruksi atap karena usia dan iklim

Berikut ini cara mengatasi kebocoran atap ala #PakJago:

  1. Menambal kebocoran dengan adukan campuran semen dan pasir

Gambar 2. Menambal dengan semen (sumber baikiatapbocorpuchong.blogspot.co.id)

Bila sumber kebocoran berada di antara tembok dan genteng, atau pertemuan antara genteng dan dinding gewel, juga pada nok atap. Cara untuk mengatasi atap bocor ini adalah dengan menambal dengan adukan dari campuran semen dan pasir. Berikut langkah-langkahnya:

- Siapkan alat dan bahan berupa sendok semen dan ember Campur bahannya: pasir dan semen, kemudian tambahkan air secukupnya, usahakan tidak terlalu encer agar campuran semen dan pasir tersebut cepat kering

- Naiklah ke atap dan tambal menggunakan campuran semen dan pasir tersebut hingga rata, biarkan mengering, usahakan terkena sinar matahari agar cepat kering

- Bila hujan turun sebelum tambalan kering, tutup tambalan tersebut dengan menggunakan terpal atau plastik tebal untuk mencegah air hujan merusak tambalan

  1. Memberikan perlindungan atap dengan cat pelapis anti bocor

Gambar 3. Menggunakan Aquaproof

Bila sumber kebocoran disebabkan oleh rembesan dinding atap, sering terjadi pada atap beton, namun tidak menutup kemungkinan pada atap genteng. Cara untuk mengatasi kebocoran ini dengan melapisi atap menggunakan cat pelapis anti bocor.

Ada banyak pilihan merek dan warna cat pelapis anti bocor, pilihlah sesuai dengan kebutuhan Anda.

Lakukan pengecatan sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Lakukan beberapa kali untuk mendapatkan ketebalan lapisan cat cukup kuat dan tidak bocor lagi.

  1. Mengganti genteng lama atau rusak dengan genteng baru

Gambar 4. Mengganti genteng

Bila kebocoran disebabkan oleh genteng yang rusak, lakukanlah penggantian genteng lama atau rusak dengan genteng yang baru agar kondisi atap kembali seperti sedia kala. Berikut langkahnya:

- Periksalah jumlah genteng yang rusak. Belilah genteng dengan ukuran yang sama, usahakan sesuai dengan genteng lama pada atap Anda. Lebihkan jumlah genteng yang dibeli dengan genteng yang rusak untuk berjaga-jaga

- Ganti genteng yang lama dengan genteng baru. Lakukan dengan hati-hati dan rapi agar tidak ada celah pada tatanan genteng atap Anda

  1. Melakukan pembongkaran atap (renovasi atap)

Gambar 5. Bongkar atap 

Bila cara-cara diatas belum mampu menyelesaikan permasalahan bocor pada atap rumah Anda, mungkin Anda perlu melakukan renovasi atap. Hal ini perlu dilakukan bila memang kondisi atap perlu dibongkar ulang. Rencanakan dengan baik, karena kegiatan ini memerlukan biaya yang besar dan waktu pelaksanaan yang lama.

Lakukan pembongkaran atap pada saat cuaca sedang bersahabat, jangan sampai saat atap sedang dibongkar kemudian turun hujan. Percayakan pekerjaan tersebut pada tukang ahli dan terpercaya agar hasil sesuai dengan yang diharapkan.

Nah, itu dia cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan kebocoran pada atap rumah. Sekarang Anda tak perlu khawatir atau bingung lagi untuk memperbaiki kerusakan atap yang bisa menimbulkan kebocoran, lagi dan lagi. Semoga bermanfaat.

#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – BebasPulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.