Masuk

Tips

Beranda / Tips
7 Tahap Proses Membangun Rumah yang Sahabat Jago Harus Tahu
Konstruksi Sipil | 22 Mar 2022

Sebagai pemilik, proses membangun rumah tentu sangat menarik bagi Sahabat Jago. Melihat satu per satu tahap, mulai dari tanah yang masih kosong sampai rumah selesai dibangun, membuat hati sangat penasaran menunggu rumah impian Sahabat Jago terwujud. 

Tapi bagi beberapa Sahabat Jago yang belum tahu, proses membangun rumah mungkin terasa lama dan sedikit membosankan. Padahal selama prosesnya, banyak hal menarik dan waktu yang dihabiskan akan terbayar lunas saat rumah menjadi kenyataan. 

Dalam artikel berikut, Pak Jago jelaskan 7 tahap proses membangun rumah agar Sahabat Jago sabar dan bisa menikmati setiap tahap yang ada. Apa saja tahapnya? Yuk, simak sampai akhir!

 

  1. Survei Lokasi

 

Sebelum mulai membangun rumah, Sahabat Jago tentu harus melakukan survei lokasi yang akan dilakukan pembangunan. Survei ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal penting yang bisa mempengaruhi proses pembangunan, seperti lingkungan atau akses jalan menuju lokasi, garis sempadan, dan juga ketinggian air banjir rata-rata.

Akses jalan berpengaruh pada proses distribusi atau pengantaran bahan material yang digunakan, apakah Sahabat Jago bisa menggunakan truk atau harus mobil yang lebih kecil. Garis sempadan harus Sahabat Jago ketahui agar saat penggalian dan pembangunan fondasi rumah tidak melebihi garis sempadan jalan. Sedangkan untuk ketinggian air banjir, sangat berpengaruh pada ketinggian fondasi rumah yang akan dibangun. Sebaiknya, ketinggian fondasi adalah 40 cm di atas ketinggian air banjir rata-rata.

 

  1. Persiapan Perizinan

Pada tahap selanjutnya, ada baiknya Sahabat Jago melapor ke ketua RT atau RW setempat. Selain itu, Sahabat Jago juga bisa memberi tahu ke tetangga sekitar tentang rencana pembangunan rumah agar mereka maklum dengan suara-suara yang muncul saat pembangunan. Dan yang paling penting, jangan lupa untuk mengurus IMB (Izin Mendirikan Bangunan)—sekarang disebut PBG (Persetujuan Bangunan Gedung)—agar sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku.

 

  1. Buat Desain Rumah dan Pilih Tukang serta Bahan Bangunan Berkualitas

Sampai di tahap ini, konsep dan desain rumah adalah hal yang harus Sahabat Jago buat atau siapkan. Tahap ini sangat penting karena desain rumah berpengaruh pada bahan atau material yang akan digunakan dan proses penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Sahabat Jago harus pintar dalam memilih bahan bangunan yang akan digunakan agar bisa mendapatkan bahan yang berkualitas dengan harga yang paling terjangkau. Kalau dalam hal semen, Sahabat Jago tidak perlu ragu lagi untuk memilih Semen Gresik karena kualitasnya sudah teruji. 

Selain itu, Sahabat Jago harus hati-hati dalam memilih tukang bangunan. Pilih tukang bangunan yang berpengalaman dan hasil kerjanya sudah terbukti. Sahabat Jago bisa mencari informasi ke tetangga atau kenalan yang pernah membangun atau merenovasi rumah. Selain lebih tepercaya, Sahabat Jago juga bisa melihat langsung hasil kerja tukang bangunan tersebut.

Dalam proses penyusunan RAB, Sahabat Jago harus melakukannya dengan teliti dan perhitungan yang tepat. Beberapa perhitungan dalam RAB, di antaranya volume pengerjaan, jumlah bahan atau material yang digunakan, jumlah tukang bangunan, lama pengerjaan, serta biaya yang dibutuhkan. Untuk menghitung kebutuhan bahan bangunan, terutama yang berhubungan dengan semen atau beton, Sahabat Jago bisa menghitungnya dengan mudah menggunakan Kalkulator Jago Hitung.

 

  1. Membangun Struktur, Finishing, dan MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing)

Di tahap ini, pembangunan rumah sudah dimulai. Mulai dari penggalian dan pembuatan fondasi, dinding yang mulai berdiri, pemasangan rangka dan penutup atap, sampai jendela dan pintu utama (depan atau belakang rumah) yang selesai dipasang. Lamanya tahap ini tergantung pada model atau desain rumah yang dibangun. Misalnya, untuk rumah dengan luas lantai 100 m2 dengan 10 orang tukang, dibutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Sambil menunggu rumah selesai dibangun, Sahabat Jago mulai bisa melihat bentuk rumah yang perlahan berdiri dan membayangkan saat tinggal di dalamnya nanti.

Di tahap ini juga, jaringan listrik dan pipa bisa mulai dipasang. Untuk memasang jaringan listrik dari tiang listrik tentu harus dilakukan oleh petugas PLN. Tapi untuk memasang jaringan listrik di dalam rumah, Sahabat Jago bisa mencari orang yang khusus menangani tentang kelistrikan. Begitu juga dengan pemasangan pipa di seluruh rumah, Sahabat Jago bisa mencari orang yang ahli di bidang ini.

Untuk mencari orang yang ahli dalam kelistrikan atau perpipaan, Sahabat Jago bisa menanyakannya ke tetangga atau kenalan yang pernah menggunakan jasa mereka. Biasanya, orang ahli ini jarang yang dibayar harian. Mereka dibayar borongan dan harga sesuai pekerjaan yang dilakukan.

 

  1. Menyelesaikan Interior (Bagian Dalam Rumah)

 

Tahap selanjutnya adalah finishing bagian dalam rumah. Di tahap ini, umumnya pekerjaan yang berkaitan dengan hal "memasang" atau "pasangan", seperti pasangan dinding, pasangan lantai, plester, aci, cat, plafon, pintu, dan jendela. Pekerjaan finishing bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 3 bulan untuk luas lantai 100 m2 dengan 10 orang tukang. 

Risiko yang bisa ditemui saat finishing, misalnya saling menunggu antara pekerjaan finishing dengan kelistrikan. Karena kalau kabel belum terpasang tapi tembok sudah diplester, maka akan terjadi pekerjaan finishing 2 kali akibat bobokan pekerjaan kelistrikan tadi.

 

  1. Menghias Halaman

Kalau masih ada lahan yang tersisa, Sahabat Jago bisa membangun taman di sana. Taman bisa digunakan untuk bersantai bersama keluarga. Sahabat Jago juga bisa menghias halaman dengan menanam beberapa bunga atau pohon seperti bugenvil, anggrek, pohon rambutan, atau pohon jambu.

 

  1. Pengecekan Akhir

Setelah semua tahap selesai, pengecekan akhir harus Sahabat Jago lakukan. Hal ini agar semua bagian rumah sesuai dengan rencana awal dan tidak ada kekurangan atau bermasalah. Karena kalau Sahabat Jago kurang teliti dan menyadarinya beberapa lama setelah pembangunan selesai, bisa jadi perlu biaya lebih untuk mempekerjakan tukang lagi.

Dalam tahap ini, Sahabat Jago harus memastikan daftar pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan kontrak RAB. Perhatikan apakah materialnya sudah sesuai dengan apa yang direncanakan dan disepakati dalam RAB. Selanjutnya dicek juga fungsi dari pekerjaan MEP, misal lampu, sanitasi, kloset, pintu, jendela, dan lainnya.

Demikian 7 tahap proses membangun rumah dari Pak Jago. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.

https://www.newhomesource.com/learn/step-by-step-guide-to-home-building-process/