Masuk

Tips

Beranda / Tips
7 Aktivitas Ringan yang Bisa Membuat Otak Tetap Prima
Kesehatan | 22 Jan 2018

Oleh: Dhafintya Noorca

Otak memiliki peranan penting bagi tubuh karena otak adalah pusat sistem saraf dari segala organ tubuh yang kita gerakan. Jika ada masalah pada organ otak sedikit saja, maka kinerja organ tubuh yang lain akan menjadi lambat.

Agar otak tetap prima dan terasah, berikut ini tujuh aktivitas ringan yang bisa #SahabatJagoBangunan lakukan.

1. Beraktivitas fisik

 (Sumber: disini)

Saat melakukan aktivitas fisik, terjadi beberapa mekanisme yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif pada tubuh. Otak juga dapat bekerja secara optimal dengan menghasilkan protein tertentu yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini akan mencegah kerusakan sel otak sehingga dapat mencegah terjadinya stroke dan membantu pembentukan sel otak yang baru. Dengan begitu, fungsi otak akan meningkat dan menjaga kemampuan otak dalam mengingat.

Baca Juga: 6 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

2. Mengatur pola makan dan asupan nutrisi

 (Sumber: disini)

Otak merupakan organ yang membutuhkan energi paling banyak untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Sekitar 20% energi tubuh akan dihabiskan oleh otak untuk melakukan pekerjaan besar. Memenuhi kebutuhan glukosa dan karbohidrat akan menyediakan energi yang cukup bagi otak untuk melakukan fungsinya. Jenis karbohidrat kompleks akan lebih baik dikonsumsi karena akan menghasilkan energi yang lebih tahan lama.

Beberapa nutrisi yang memberi efek positif terhadap fungsi kognitif otak di antaranya; vitamin B12 dan vitamin D, zat besi, DHA, dan antioksidan. Banyak mengonsumsi nutrisi tersebut mampu meningkatkan kinerja otak.

3. Mengikuti kegiatan yang memicu kreativitas

 (Sumber: disini)

Kegiatan seperti berkarya dalam bidang sastra, seni rupa, maupun seni musik akan melatih otak untuk memproses berbagai informasi. Misalnya, dengan berkarya di bidang seni rupa akan mendorong otak untuk membuat visualisasi dan mewujudkannya, kegiatan menulis atau membaca akan membantu seseorang dalam membangun prespektif terhadap sesuatu dan menuangkannya dalam tulisan, sedangkan bermain musik akan meningkatkan kemampuan komunikasi antar bagian otak kiri dan otak kanan.

4. Mempelajari berbagai hal baru

 (Sumber: disini)

Dengan terus belajar, kita akan terbuka terhadap pengalaman dan hal baru yang merupakan pertanda bahwa otak kita terus aktif memproses informasi. Fungsi kognitif akan terus meningkat karena memproses informasi yang baru akan meningkatkan ukuran dan struktur neuron dan koneksi antara neuron yang terus berkembang seiring dengan Anda terus belajar. Otak yang aktif akan mengurangi keparahan dari gangguan kognitif yang sulit dicegah seperti Alzheimer, dan meningkatkan ketahanan fungsi kognitif.

Baca Juga: Agar Tak Menimbulkan Bahaya, Jangan Santap Makanan Ini Saat Mengkonsumsi Obat

5. Memastikan waktu tidur yang cukup

 (Sumber: disini)

Otak perlu istirahat untuk menyimpan serta memproses ingatan dan hal yang sudah dipelajari dengan baik. Tidur adalah salah satu cara terbaik untuk mengistirahatkan otak. Kekurangan waktu tidur akan menurunkan fungsi otak untuk berpikir dan memproses informasi. Tidur yang cukup, sekitar 7 jam akan menyediakan energi yang lebih banyak untuk otak sehingga dapat membantu otak untuk berkonsentrasi.

6. Bersosialisasi

 (Sumber: disini)

Bersosialisasi dapat mencegah seseorang merasa depresi dan kesepian, kedua hal ini adalah pemicu penurunan fungsi kognitif otak. Merasa terisolasi dari lingkungan sosial juga akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Kedua faktor ini akan berinteraksi satu sama lain sehingga meningkatkan produksi hormon stres yang pada akhirnya mengganggu fungsi kognitif otak. Menjalin koneksi sebanyak-banyaknya dan lebih banyak bergaul akan mengurangi risiko Sahabat untuk mengalami penurunan fungsi kognitif.

7. Mengatur stres

 (Sumber: disini)

Pemicu stres dari lingkungan sekitar akan dengan mudah meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh. Hal ini dapat disebabkan karena otak memproses pikiran yang terus menerus menimbulkan kecemasan. Jika Sahabat mengalami stress dalam waktu yang lama, kemungkinan kadar hormon kortisol akan cenderung konstan atau bahkan meningkat, hal ini akan menurunkan fungsi otak, membuat Anda mengalami gangguan mood, dan mengalami kesulitan dalam belajar. Beberapa kegiatan seperti yoga dan meditasi akan membantu Sahabat untuk menghilangkan stres sementara waktu, dengan begitu hormon kortisol tidak akan meningkat secara terus menerus.

Baca Juga: Jangan Konsumsi Minuman Penambah Energi Terlalu Sering, Ini Bahayanya

Jika #SahabatJagoBangunan ingin berkonsultasi atau berdiskusi seputar konstruksi, desain bangunan, maupun anggaran biaya pembangunan, silahkan #TanyaPakJago melalui jagobangunan.com/auth, Fanpage Jago Bangunan, atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Simak terus artikel Jago Bangunan yang lain, ya.

Editor: Damae Wardani