Masuk

Tips

Beranda / Tips
5 Istilah Unik dalam Konstruksi Bangunan, Sudah Kenal?
Konstruksi Sipil | 01 Oct 2021

Sahabat Jago, seperti halnya bidang-bidang teknik yang lain, dalam konstruksi bangunan dan pertukangan terdapat bermacam-macam istilah yang menjelaskan suatu benda atau kondisi tertentu. Istilah-istilah tersebut ada yang mudah dipahami oleh masyarakat umum, namun ada pula yang sulit dimengerti karena kekhususan istilahnya. Istilah-istilah ini biasa digunakan para tukang sebagai alat komunikasi secara sederhana.

Beberapa di antara istilah tersebut memiliki nama yang unik dan tidak biasa, seperti lima istilah berikut ini. Sahabat Jago yang sering berkutat dengan konstruksi bangunan sudah tahu belum? Yuk kita simak!

Beban Hidup

(Sumber: Shutterstock)

Santai, ini bukan soal nasib kehidupan. Istilah beban hidup merujuk pada beban yang diakibatkan oleh pengguna dan penghuni bangunan gedung (atau struktur lain) yang tidak termasuk beban konstruksi dan beban lingkungan. Beban ini merupakan salah satu komponen beban minimal yang harus diperhitungkan dalam membuat suatu bangunan.

Beban hidup yang digunakan dalam perancangan bangunan haruslah merupakan beban maksimum yang diperkirakan terjadi akibat penghunian dan penggunaan bangunan gedung. Namun, beban hidup tidak boleh kurang dari beban merata minimum yang ditetapkan.

Lawan dari beban hidup adalah beban mati, yakni beban dari seluruh bahan konstruksi bangunan gedung yang terpasang. Termasuk beban ini ialah dinding, lantai, atap, plafon, tangga, dinding partisi, finishing, cladding gedung, komponen arsitektural dan struktural, serta peralatan yang terpasang seperrti kran. Sederhananya, bila beban hidup adalah beban yang disebabkan oleh aktivitas pengguna bangunan, maka beban mati adalah beban yang disebabkan oleh bangunan itu sendiri.

Cakar Ayam

(Sumber:rumah123.com)

Cakar ayam di sini bukanlah makanan yang ada di warung-warung, ini adalah istilah untuk salah satu teknik pondasi bangunan. Cakar ayam berfungsi untuk menahan beban bangunan yang ada di atasnya. Dengan menggunakan cakar ayam, pondasi bisa menjadi lebih kokoh dan stabil.

Pondasi cakar ayam memiliki bentuk persegi panjang yang ditanam di bawah tanah. Caranya adalah dengan membuat lubang dan kemudian diletakkan pipa-pipa yang terbuat dari besi atau beton lalu diberi material semen, pasir dan batu. Pondasi ini cocok diterapkan terutama pada bangunan dengan 2 lantai atau lebih, struktur yang tinggi seperti menara dan SUTET, atau gedung pencakar langit. 

Kuda-kuda

(Sumber: Shutterstock)

Kuda-kuda bukanlah “banyak kuda”, melainkan nama dari suatu konstruksi. Konstruksi kuda-kuda merupakan konstruksi struktur bangunan yang berfungsi untuk menopang rangka atap.

Konstruksi kuda-kuda terdiri dari rangkaian batang yang membentuk segitiga. Material dalam membentuk kuda-kuda bisa terdiri dari berbagai jenis; seperti kayu, bata, beton, hingga baja ringan. Dengan hitungan yang tepat, diharapkan kuda-kuda mampu mendukung beban-beban atap dalam satu luasan atap tertentu; mulai dari beban reng, genteng, air hujan, hingga manusia pada saat memasang atap.

 

Tombak Layar

(Sumber: Shutterstock)

“Tombak” yang satu ini bukan senjata berperang, namun salah satu komponen utama dalam konstruksi atap. Tombak layar merupakan bagian atap yang biasanya berupa tembok berbentuk segitiga, dengan kemiringan dua sisi di atasnya sekitar 30 derajat. Struktur ini dipasang berpasangan di dua sisi bangunan, sejajar dengan kuda-kuda atap.

Tujuan dibangunnya tombak layar adalah untuk menopang bagian atap di atasnya. Selain itu, bentuk sisi yang miring dimaksudkan untuk mengalirkan air hujan yang jatuh di atas atap ke bawah. Tombak layar pada umumnya menggunakan balok kayu, karena memiliki ketahanan yang kuat dalam menahan beban seluruh atap.

 

Tulangan

(Sumber: Shutterstock)

Bukan tulang binatang, apalagi tulang manusia, tulangan merupakan batang baja yang sering digunakan untuk mendukung struktur bangunan. Tulangan berbentuk menyerupai jala bajayang digunakan sebagai alat tegang pada beton bertulang dan struktur batu bertulang. Tujuannya untuk memperkuat dan membantu beton di bawah tekanan.

Ada beberapa jenis tulangan; yang paling dikenal ialah tulangan baja polos dan tulangan baja sirip. Perbedaannya ada pada tampak baja, di mana tulangan sirip memiliki ulir di sekujur baja.

 

Demikian 5 istilah unik dalam konstruksi bangunan, semoga bisa menambah wawasan Sahabat Jago. Bila Sahabat Jago punya pertanyaan seputar kelima istilah di atas, Sahabat Jago bisa langsung bertanya melalui situs jagobangunan.com atau Facebook Jago Bangunan.

 

(Rama SP / Sumber: 1, 2, 3, 4, 5)