Masuk

Tips

Beranda / Tips
5 Cara Mudah Memasang Kanopi Kantilever dan Ragam Pilihan Kombinasi Materialnya
Konstruksi Sipil | 25 Nov 2017

Oleh: Dwi Klarasari

Kanopi merujuk pada semacam atap (tambahan) untuk melindungi bagian luar bangunan, guna mengantisipasi paparan sinar matahari dan hujan. Sementara, kantilever adalah struktur balok yang hanya ditopang atau dijepit pada satu ujung, dan ujung lainnya menggantung bebas.

Konstruksi kantilever menjadi solusi untuk merancang kanopi sederhana yang tidak memakan banyak ruang, hemat material, juga cocok untuk hunian dengan lahan terbatas. Ruang di bawahnya bisa dimanfaatkan sebagai teras, carport atau perluasan garasi, atau sekadar melindungi jendela atau lubang ventilasi.

Apa saja ragam kombinasi material dalam pembuatan kanopi dengan konstruksi kantilever dan bagaimana cara memasangnya? Simak ulasan #PakJago berikut.

Ragam Material Kanopi    

(Sumber: disini)

Untuk material konstruksi ada beton bertulang, baja, kayu, bambu, atau kombinasinya. Material untuk rangka kanopi meliputi kayu, besi holow, stainless steel, aluminium, dan baja ringan. Sementara pilihan material penutupnya ada polikarbonat, fiber, spandek (zincalume), UPVC, kaca tempered, bahkan bisa juga berupa tanaman merambat.

Baca Juga: Yuk, Kenali Kelebihan dan Kekurangan Konstruksi Bangunan Kayu Sebelum Anda Membangun

Material transparan adalah pilihan tepat jika menginginkan banyak terang alami. Untuk mengurangi beban balok kantilever, disrankan memilih material yang relatif tipis dan ringan. Prinsipnya, pemilihan material harus disesuaikan dengan kekuatan struktur dan selaras dengan estetika bangunan.

Prinsip Pemasangan Kanopi

Beragam material bisa dikombinasikan menjadi kanopi dengan satu konsep, yaitu kantilever. Sebagai pertimbangan, #PakJago infokan beberapa alternatif berikut prinsip pemasangannya.


(Sumber: disini)

1. Tiang dan balok kayu

Pada alternatif ini kayu menjadi material utama, diterapkan baik sebagai tiang penopang maupun balok kantilever. Tiang dan balok bisa dibuat dengan sistem hubungan kayu ditambah penguat (skur) diagonal; bisa juga dengan sistem penyekrupan. Tiang penopang bisa ditegakkan dengan umpak atau pondasi setempat atau ditanam dengan cor beton.

Bisa juga ditempelkan pada dinding bangunan dengan baut khusus. Jarak antartiang idealnya tak lebih dari 3 meter. Di atas balok bisa dirakit papan atau balok kayu berjarak lebih kecil untuk meletakkan penutup kanopi. Elemen terakhir ini bisa dihilangkan jika digunakan bahan penutup kanopi lebar yang bisa dipasang di atas balok kantilever.

2. Beton bertulang

Kanopi beton bertulang bisa berupa plafon kantilever (plat beton), untuk penerapan di atas pintu dan jendela atau ventilasi. Namun untuk menaungi bidang yang lebih luas, bisa dibuat kombinasi tiang penyangga dan balok kantilever; bisa juga dengan membuat jajaran balok beton yang ditanam pada dinding dengan jarak tertentu.

(Sumber: disini)

Selanjutnya, balok akan menopang rangka dan penutup kanopi. Untuk rangka bisa dipilih yang sesuai. Jika material penutup kanopi cukup lebar, bisa langsung dibentangkan di atas balok kantilever dan diikat dengan baut khusus.

3. Tiang dan balok baja

Pada alternatif ini, untuk tiang penyangga maupun balok kantilever digunakan material baja. Jenis, ukuran, dan sistem sambungan disesuaikan. Tiang baja dapat ditanam dalam tanah dengan cor beton atau diangkurkan pada umpak atau pondasi setempat.

Rangka kanopi bisa dipilih dari bahan yang sesuai. Jika lebar penutup kanopi cukup lebar, bisa langsung dibentangkan di atas balok kantilever dan diikat dengan baut khusus.

4. Kombinasi kayu, beton, baja, dan dinding bata

(Sumber: disini)

Kayu, beton, dan baja bisa dipadupadankan di antara ketiganya atau dengan dinding bata atau beton. Misalnya, beton sebagai balok kantilever bisa digantikan dengan balok kayu ataupun baja. Ikatan antarbahan dibuat dengan sistem penyekrupan. Proses pemasangan rangka dan penutup kanopi tidak berbeda.

Alternatif lain adalah memanfaatkan dinding bata atau dinding beton untuk menggantikan fungsi tiang beton sebagai penopang balok. Dinding yang dimaksud adalah dinding bangunan pada sisi terluar.

Beberapa batang kayu atau baja yang berfungsi sebagai balok kantilever ditanam dalam dinding bata atau beton, bisa juga disekrup dengan baut khusus. Tahap pemasangan rangka dan penutup kanopi, dapat dilakukan seperti pada alternatif sebelumnya.

5. Kombinasi dengan kabel baja

(Sumber: disini)

Kabel baja dapat menghasilkan konstruksi kantilever yang tampak modern dan kokoh, bahkan meski tanpa tiang. Kabel baja yang sangat efisien menahan rangka dan/atau penutup kanopi dapat dikombinasikan dengan beton, kayu, baja, juga dengan dinding bata atau beton.

Alternatif pertama tidak menggunakan tiang. Sama seperti alternatif sebelumnya di mana fungsi tiang penyangga diemban oleh dinding bata atau beton. Pada konstruksi ini, rangka atap —selain disekrup pada dinding— juga ditahan oleh kabel baja.

Prinsipnya 2 atau lebih kabel baja dikaitkan atau disekrupkan pada rangka kanopi, sementara ujung lain ditanam pada dinding bata atau beton. Jika digunakan kaca tempered sebagai penutup atap, elemen rangka bisa ditiadakan.

Jadi, ujung kabel baja yang seharusnya disekrup pada rangka bisa langsung disekrupkan pada bidang kaca. Idealnya dipilih kaca tempered yang relatif tebal (±10 mm).

Baca Juga: Penting! Baca Ini Sebelum Membangun Konstruksi Baja untuk Rumah Dua Lantai


(Sumber: disini)

Kombinasi kanopi kantilever yang lain bisa dirancang, hanya pastikan kekuatannya telah dikonsultasikan pada ahlinya. Beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan saat pemasangan.

• Pilih material yang tahan cuaca, atau pastikan di-finishing dengan baik—waterproofing, antikarat, antirayap, dan sebagainya.
• Gunakan material pengikat (sekrup, dinabolt) yang kuat dan tahan lama.
• Lubang pada tahap penyekrupan harus ditutup dengan sealant atau bahan khusus.

Semoga informasi yang #PakJago sampaikan kali ini berguna. Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Jangan lupa simak artikel #PakJago yang lain.

Editor: Damae Wardani