Masuk

Tips

Beranda / Tips
3 Langkah Mudah Memasang Lantai Kayu yang Tepat dan Natural
Konstruksi Sipil | 31 Jul 2017

Oleh: Dewi Klarasari

#SahabatJagoBangunan, saat ini penggunaan lantai kayu sudah menjadi bagian dari gaya desain modern yang menghadirkan nuansa natural.

Lantai yang berbentuk potongan-potongan kayu ini disebut parket. Bermula dari dua jenis parket kayu solid (solid parquet), yang terbuat dari kayu asli dan diproduksi dalam dua kondisi, yakni finished dan unfinished.

Saat ini sudah ada produk parket kayu engineered (engineered parquet) serupa multipleks, dan parket laminasi (laminated parquet) dari serbuk kayu seperti MDF/HDF, dilapis bahan sintetis motif kayu. Parket memiliki ukuran tertentu yang siap dipasang pada permukaan yang padat, rata dan kering.

Agar bisa menghadirkan keindahan dan kekuatan dari lantai kayu, diperlukan teknik pemasangan yang benar. Berikut ini #PakJago akan mengulas bagaimana langkah yang tepat untuk memasangan lantai kayu.

Langkah 1 – Persiapan

#SahabatJagoBangunan, ini tahap persiapan yang harus diperhatikan untuk dilakukan:

- Sehari sebelum pemasangan, letakkanlah parket di ruangan untuk penyesuaian suhu agar tidak terjadi penyusutan. Siapkan bahan lain berupa multipleks, polyfoam (semacam busa), bahan perekat yang sesuai, lakban, dan paku atau sekrup.

- Siapkan juga perkakas, berupa meteran, penggaris, pensil, pull bar, palu karet, gergaji atau gerinda, pemaku elektrik, kuas atau kape, dan cutter atau gunting. Polyfoam berfungsi mengantisipasi lembap, mengatasi permukaan bergelombang, dan memudahkan pembongkaran.

- Siapkan ruangan yang akan dipasangi parket. Pastikan ruangan bebas rembes ataupun bocor. Ruangan yang telah dilapis plester, beton atau ubin, hanya perlu dikosongkan dan dibersihkan. Untuk ruangan baru, permukaan tanah harus dipadatkan, lalu dilapis rabat atau plesteran dan acian. Jika perlu, di atas acian aplikasikan bahan pelapis kedap air (waterproofing). 

Gambar 1. Polyfoam dipasang di bawah parket untuk mengatasi lembap (Sumber: alonemaster.ru)

Langkah 2 – Pemasangan

Ada beberapa cara pemasangan yang dapat dipilih sesuai jenis parket dan kondisi lantai. Selama pemasangan lakukan pengukuran dan pemotongan secara presisi agar parket tersusun rapi. Atur kepingan sedemikian rupa membentuk variasi yang menarik.

- Pemasangan dengan cara menempelkan, diterapkan pada instalasi parket permanen, misalnya untuk parket kayu solid dan parket engineer. Pertama, pasanglah lembaran polyfoam di atas acian yang telah kering dilanjutkan lembaran multipleks. Sekrup atau pakukan keduanya dalam lapisan keras di bawahnya (beton, ubin ataupun plesteran).  

Gambar 2. Susunan material pada pemasangan parket kayu solid unfinsihed (Sumber foto: www.parquet.it)

Selanjutnya, secara bertahap, aplikasikan bahan perekat dan tempelkan kepingan parket satu per satu. Mulailah baris pertama dari sudut dan tepi ruang. Pada bagian-bagian tepi berikan jarak antara kepingan parket dan dinding dengan memasang karet pemberi jarak.

Pemberian jarak berguna untuk mengantisipasi pemuaian kayu. Rapatkan parket ke arah dinding lalu berikan tekanan agar menempel kuat. Setelah baris pertama selesai, lanjutkan dengan baris ke-2, ke-3 sampai selesai.

Gambar 3. Tahap-tahap penempelan keping-keping parket dengan bahan perekat(Sumber foto: www.lowes.com)

- Pemasangan dengan cara memakukan atau menyekrupkan, diterapkan pada instalasi parket permanen. Namun hanya untuk parket kayu solid (tidak dianjurkan untuk parket jenis lain) yang dipasang di atas multipleks.

Parket dipaku dengan pemaku elektrik pada bagian sampingnya, dengan arah miring (±45˚), tetapi untuk parket yang berbatasan dengan dinding dapat dipaku tegak lurus pada permukaannya.

Gambar 4. Pemakuan atau penyekrupan dibuat dengan kemiringan ±45˚ dan tersembunyi (Sumber: kiri - www.britishhardwoods.co.uk)

Awali pekerjaan dengan mengaplikasikan polyfoam dan multipleks seperti pada teknik pertama. Setelah selesai, mulailah memasang parket dari sudut dan tepi ruang dengan sisi lidah menghadap ke tengah ruangan. Pasang karet pemberi jarak di antara kepingan parket dan dinding. Rapatkan parket ke arah dinding, lalu untuk baris pertama ini lakukan pemakuanpada bagian permukaan.

Setelah selesai, lanjutkan dengan baris ke-2 dan seterusnya, di mana pemakuan dilakukan di bawah dengan kemiringan ±45˚. Untuk memudahkan pekerjaan dan menjaga kondisi parket, gunakan pemaku elektrik. Kerjakan baris per baris hingga selesai. 

Gambar 5. Tahap pemasangan parket dengan cara pemakuan menggunakan pemaku elektrik tegak lurus dan miring (Sumber foto: kiri - diy.sndimg.com; dan kanan -images.meredith.com)

- Pemasangan dengan cara mengunci lidah dan alur, diterapkan pada instalasi parket non permanen yang dapat dibongkar dan dipasang kembali di tempat lain. Dengan teknik ini, bahkan lantai ubin di bawah parket tidak akan rusak dan dapat tampil seperti semula.

Awali pekerjaan dengan menghamparkan polyfoam di atas acian kering. Kemudian susunlah keping-keping parket seperti bermain puzzle, yaitu dengan menautkan lidah dan alur yang terdapat pada kedua sisinya hingga saling mengunci.

Gambar 6. Lidah dan alur pada kedua sisi parket dapat ditautan dan saling mengunci(Sumber foto: storycitybuildingproducts.com)

Mulailah dari bagian sudut dan tepi ruang. Jangan lupa berikan jarak antara dinding dan parket dengan memasang karet pemberi jarak. Gunakan atau balok kayu dan palu karet untuk mengetuk dan mengencangkan tautan. Kerjakan baris per baris hingga selesai.

 Gambar 7. Teknik mengunci lidah dan alur tanpa lem ataupun paku, sehingga parket mudah dibongkar.(Sumber foto: www.haro.com) 

Langkah 3 – Finishing

Terakhir, pasanglah keping-keping parket untuk bagian tepi dinding dengan cara pengeleman atau pemakuan. Sebagai tahap akhir lakukan pembersihan atau pekerjaan finishing. Untuk jenis parket finished, setelah pemasangan selesai, cukup bersihkan permukaan parket dari sisa potongan, serbuk kayu, debu, dan kotoran, lem. Caranya dengan menyapu lembut atau penyedot debu, lalu mengusapnya dengan lap atau pel bersih yang sedikit lembap.

Sementara untuk jenis parket unfinished, lakukan perataan menggunakan mesin pengampelas dan lanjutkan dengan aplikasi bahan finishing, biasanya digunakan melamine impra atau polyurethane. Untuk mengaplikasikannya gunakan semprotan, kuas rol atau alat khusus lain.   

Gambar 8. Pengampelasan dengan mesin dan pengaplikasian bahan finishing untuk jenis kayu solid unfinished (Sumber: kiri - static.houselogic.com; dan kanan -sanding-and-finishing-hardwood-floors)

Itu dia ulasan bagaimana langkah tepat pemasangan lantai kayu. Dengan melakukan tahapan yang benar, Anda akan mampu memberikan hasil memuaskan klien.

#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – BebasPulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.