Masuk

Tips

Beranda / Tips
3 Jenis Peralatan Ini Harus Disiapkan Dulu Sebelum Anda Mengecat
Konstruksi Sipil | 20 Sep 2017

 Oleh: Dwi Klarasari

Sebelum mulai mengecat, #SahabatJagoBangunan harus menyiapkan peralatan yang tepat sesuai bidang atau objek yang akan dicat. Siapkan juga berbagai perlengkapan yang dapat mendukung kelancaran kerja serta mengantispasi hal-hal yang tidak diinginkan.

#PakJago akan membantu membuat daftar peralatan dan perlengkapan yang diperlukan. Peralatan yang dimaksud di luar bahan yang hendak diaplikasikan pada bidang kerja, seperti cat dasar, cat akhir, thinner, sealer dan dempul.

Peralatan mengecat bisa dikelompokkan menjadi 3, yakni peralatan utama, peralatan pendukung, dan perlengkapan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Peralatan utama meliputi alat untuk mengaplikasikan cat (kuas, roller, dan alat semprot); ember, pengaduk, dan baki atau wadah cat; ampelas dan kape; juga lap. Sementara alat pendukung antara lain tangkai roller, tangga, plester, alas atau penutup (seperti koran dan plastik). Berikut #PakJago jelaskan selengkapnya.

  • Kuas, roller dan alat semprot

(Sumber: disini)

Ketiga alat ini diperlukan untuk mengaplikasikan cat dasar maupun cat akhir pada bidang kerja. Kuas dan roller dapat digunakan secara bergantian sesuai kebutuhan. Meskipun bisa saja hanya menggunakan kuas, tetapi untuk bidang luas mengecat dengan roller cenderung lebih efektif. Jika hendak memakai kuas untuk mengecat bidang luas, pilihlah kuas ukuran 3-5 inci. Gunakan kuas kecil untuk bidang sempit, seperti bagian tepi, sudut, list atau profil.

Lengkapi roller dengan tangkai penyambung untuk menjangkau bagian yang tinggi. Pilih tangkai yang kuat, kokoh, dan nyaman dipegang. Selain kuas dan roller, alat lain yang bisa #SahabatJagoBangunan gunakan adalah alat semprot cat elektrik. Alat ini biasanya dilengkapi dengan kompresor mini. Untuk pengecatan bersifat dekoratif, peralatan yang digunakan bisa lebih variatif.

Selain kuas dan roller standar, di pasaran juga tersedia beragam roller. Misalnya, graining roller untuk memberi efek serat atau urat kayu. Ada juga  roller bermotif unik (geometris maupun organik). #SahabatJagoBangunan juga dapat menggunakan spons (natural maupun sintetis), sisir karet dan kuas lukis.

  • Ember, baki cat, dan pengaduk

(Sumber: disini)

Ember atau wadah sejenis digunakan untuk mencampur cat. Memang idealnya pengenceran cat tidak dilakukan langsung pada kaleng cat. Jika cat yang telah diencerkan nantinya tersisa akan berisiko rusak jika disimpan lama. Alat pengaduk dapat berupa batang kayu atau logam yang bersih dan tidak mudah mengelupas. Di pasaran juga tersedia pengaduk cat elektrik. Sedangkan baki dipakai untuk menampung cat yang sudah diencerkan dan siap diaplikasikan. Selama proses pengerjaan, cat dituang secukupnya dari ember ke baki.    

  • Plester kertas atau masking tape

(Sumber: disini)

Plester kertas (paper tape) atau masking tape digunakan untuk menutup sementara bagian-bagian yang tidak atau belum dicat. Bisa juga digunakan bila ada dua bidang yang akan dicat dengan warna berbeda. Tujuannya agar cat tidak menodai bagian yang tidak diinginkan, juga supaya didapatkan hasil pengecatan yang lurus dan rapi.

  • Ampelas

(Sumber: disini)

Kertas pasir (ampelas) terutama digunakan untuk meratakan dan menghaluskan bagian bidang kerja (permukaan dinding, kusen, furnitur, dsb.) yang masih bergelombang atau kasar. 

  • Kape atau scraper

(Sumber: disini)

Gunakan kape untuk mengerok cat lama yang terkelupas. Kape juga dapat difungsikan untuk mengaplikasikan dempul atau plamur, jika diperlukan. 

  • Sikat dan lap bersih

(Sumber: disini)

Lap bersih (yang sedikit lembap) digunakan untuk membersihkan minyak, debu dan segala kotoran yang menempel pada dinding atau permukaan lain yang hendak dicat. Penggunaan sikat lembut juga efektif untuk membersihkan sisa pengerokan atau pengampelasan, sebelum kemudian diusap dengan lap.

  • Alas dan Perkakas pendukung lain

Gunakan koran bekas, plastik, kain, atau terpal sebagai alas lantai dan menutupi perabot atau barang-barang lain agar terlindungi dari tetesan cat yang mungkin menodai. Alat pendukung lain ialah beberapa perkakas yang mungkin akan diperlukan untuk memperlancar pekerjaan, misalnya cutter, obeng, penggaris, dan pensil. 

  • Tangga atau steger

(Sumber: disini)

Untuk menjangkau bidang yang tinggi tanpa tangkai atau tongkat roller, diperlukan tangga atau steger (scaffolding). #SahabatJagoBangunan dapat menggunakan berbagai model tangga kayu atau aluminium. Steger dapat dibuat dari bambu ataupun kayu, sedangkan scaffolding lebih efisien jika menyewa saja.  

  • Perlengkapan K3

(Sumber: disini)

Demi kesehatan, pakailah masker untuk mengantisipasi terhirupnya aroma atau bahan cat yang berbahaya. Kenakan juga pakaian kerja yang tepat, seperti overall atau apron, sarung tangan, sepatu bot, dan helm kerja. Pakaian tersebut akan melindungi #SahabatJagoBangunan dari noda cat yang cenderung sulit dibersihkan, 

Itulah sejumlah peralatan yang dibutukan untuk mengecat. Pastikan peralatan Anda lengkap sebelum proses pengecatan dimulai ya, Sahabat.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Terus simak artikel #PakJago yang lain ya.

Editor: Damae Wardani