Masuk

Tips

Beranda / Tips
14 Peralatan yang Wajib Dimiliki Tukang Bangunan, Anda Sudah Punya? (1)
Konstruksi Sipil | 23 Oct 2019

 Oleh: Amin Zainullah

#SahabatJagoBangunan, seorang tukang bangunan hendaknya memiliki peralatan pribadi guna menunjang pekerjaan konstruksi. Kekurangan peralatan tak hanya menghambat proses pengerjaan sebuah bangunan, tapi juga merugikan tukang jika akhirnya harus menunda atau melepaskan tawaran pekerjaan hanya karena tidak punya peralatan.

Berikut ini #PakJago akan jelaskan peralatan apa saja yang harus Anda miliki berdasarkan urutan kebutuhannya.

  1. Meteran

#PakTukang hendaknya memiliki alat ukur panjang (meteran) atau rolmeter ukuran 3; 5; atau 7,5 meter. Pada kondisi tertentu, diperlukan meteran panjang hingga 30 bahkan 50 meter. Terutama untuk pekerjaan uitset atau mengukur kapling. 

Namun semakin panjang meteran, biasanya semakin mudah rusak. Kasus yang sering terjadi, meteran bisa ditarik tapi tak bisa dikembalikan lagi. Selama ini yang dikenal paling awet ialah meteran dengan panjang 3 meter.

Untuk pemakaian rolmeter, pada bagian ujungnya ada metal yang bisa bergerak sekitar 1 mm. Ketika metal ini ditarik dan dicantolkan, maka angka nol persis pada tepi benda yang dicantolkan. Sebaliknya, jika ditekan maka angka nol dimulai dari titik tekan tersebut.

  1. Gergaji

Terdapat tiga macam gergaji yang biasanya dibutuhkan dalam proses pengerjaan konstruksi. Ialah gergaji kayu, gergaji besi, dan gergaji untuk memotong bata ringan. Gergaji kayu terbagi dalam 2 jenis: gergaji potong dan gergaji belah.

Perbedaan keduanya tampak jelas pada gigi gergaji. Gergaji potong gigi-giginya agak tegak, sedangkan gergaji belah agak miring ke depan.

  1. Palu

Konon, palu merupakan alat pertukangan paling tua yang berfungsi untuk banyak hal, seperti memaku, memperbaiki suatu benda, dan penempaan logam. Bentuk umumnya palu terdiri dari kepala dan gagang palu.

Kini gagang palu terbuat dari plastik tahan lama atau karet. Sementara variasi kepala palu biasanya hanya pada besar kecilnya ukuran saja, disesuaikan dengan daya tumbuk yang diberikan.

  1. Kampak kayu

Kampak berguna untuk melancipkan kayu agar mudah digunakan bila kita akan memasang patok bouwplank .

  1. Waterpas

Waterpas digunakan untuk mengontrol ketegakan atau kedataran saat memasang keramik dalam ruang sempit, maupun tangga. Untuk mengontrol kedataran pada ruang lebar gunakan selang timbangan, sedangkan untuk mengontrol ketegakannya sebaiknya pakai lot.

Selang timbangan dari plastik bening diameter kecil 8 mm, merupakan alat ukur kedataran yang paling praktis dan akurat selama tidak ada gelembung udara di dalamnya, memiliki panjang 5  - 15 meter tergantung kebutuhan.

  1. Lot atau unting-unting

Lot  digunakan untuk mengontrol ketegakan , seperti mengontrol ketegakan bekisting kolom, kusen, pasangan bata. Lot terdiri dari berbagai ukuran. Untuk bangunan sederhana dengan ketinggian 3 m cukup dengan berat sekitar 400 gram.

Namun apabila mengontrol tinggi lebih dari  6 m  diperlukan lot yang lebih berat agar tidak  bergoyang karena pengaruh angin.

  1. Siku besi

 

Siku besi dibedakan menjadi dua macam: siku tukang kayu dann diku tukang batu. Yakni siku tukang kayu digunakan untuk menggaris papan sebelum dipotong. Sementara siku tukang batu digunakan untuk mengontrol kesikuan sebuah sudut pasangan.

#SahabatJagoBangunan, masih ada 8 peralatan lagi yang harus dimiliki tukang bangunan. Kelanjutan penjelasannya ada di artikel berikutnya. 

Baca: 14 Peralatan yang Wajib Dimiliki Tukang Bangunan, Anda Sudah Punya? (2)

Untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.

 

Editor: Damae Wardani